Iran Umumkan Jadwal Prosesi Pemakaman Nasional Ayatollah Ali Khamenei

metrotvnews.com
8 jam lalu
Cover Berita

Teheran: Pemerintah Iran mengumumkan rangkaian prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei akan dimulai di Teheran pada 4 Juli dan berakhir dengan pemakamannya di kota kelahirannya, Mashhad, pada 9 Juli.

Media pemerintah Iran pada Sabtu melaporkan bahwa prosesi nasional tersebut akan berlangsung selama beberapa hari dan mencakup sejumlah upacara keagamaan di berbagai kota penting.

Dikutip dari Gulf Times, Minggu, 14 Juni 2026, tanggal dimulainya pemakaman bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat yang tahun ini menandai peringatan ke-250 tahun.

Ayatollah Ali Khamenei tewas pada 28 Februari dalam serangan udara yang dilancarkan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran, menurut laporan media pemerintah.

Ulama berusia 86 tahun itu memimpin Republik Islam Iran selama 36 tahun dan menjadi figur sentral dalam politik serta kebijakan luar negeri negara tersebut. Prosesi Digelar di Sejumlah Kota Selain di Teheran, upacara penghormatan juga dijadwalkan berlangsung pada 7 Juli di Kota Qom, salah satu pusat keagamaan terpenting bagi umat Syiah di Iran.

Prosesi pemakaman kemudian akan ditutup dengan pemakaman Khamenei di Mashhad, kota suci di timur laut Iran yang juga merupakan tempat kelahirannya.

Dalam tradisi Islam, jenazah umumnya dimakamkan sesegera mungkin setelah meninggal dunia. Namun, pengecualian dapat dilakukan dalam kondisi tertentu, termasuk saat terjadi perang atau situasi darurat.

Selama masa kepemimpinannya, Khamenei memainkan peran penting dalam membentuk kebijakan regional Iran dan memperkuat pengaruh Teheran di Timur Tengah melalui jaringan sekutu dan kelompok yang didukung Iran.

Ia juga dikenal sebagai salah satu pengkritik paling keras Amerika Serikat dan menolak berbagai tekanan Barat terkait program nuklir Iran.

Serangan yang menewaskannya dilaporkan menghancurkan kompleks pusat kepemimpinannya di Teheran. Mojtaba Khamenei Gantikan Ayahnya Setelah kematian Khamenei, putranya yang berusia 56 tahun, Mojtaba Khamenei, ditunjuk sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang baru.

Media Iran melaporkan bahwa Mojtaba juga mengalami luka-luka dalam serangan yang sama dan kehilangan istrinya.

Sejak penunjukannya, Mojtaba belum tampil di hadapan publik dan sejauh ini hanya menyampaikan pesan melalui pernyataan resmi yang dikaitkan dengannya.

Sementara itu, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif pada Sabtu mengatakan Iran dan Amerika Serikat telah menyepakati kerangka dasar perjanjian damai setelah lebih dari tiga bulan konflik.

Menurut Sharif, kedua negara diperkirakan akan menandatangani kesepakatan awal dalam waktu 24 jam ke depan.

Baca juga:  Ribuan Warga Pakistan Gelar Aksi Solidaritas Mengenang Wafatnya Ali Khamenei


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Taiwan usulkan hukuman lebih berat bagi penghindar wajib militer
• 25 detik laluantaranews.com
thumb
Kepala Bakom: Prabowo Sedang Lakukan Reformasi Struktur Ekonomi
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Inggris Cegat Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia di Selat Inggris
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Prediksi Skor Haiti vs Skotlandia di Babak Penyisihan Grup B Piala Dunia 2026, Tartan Army Lebih Diunggulkan
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
Nelayan Diduga Kurir Narkoba Ditangkap TNI AL Usai Kejar-kejaran di Laut | KILAS KOMPAS
• 16 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.