Omongan Tak Terduga Carlo Ancelotti usai Brasil Ditahan Maroko di Pekan Pembuka Piala Dunia 2026

viva.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, menyampaikan reaksinya setelah pertandingan melawan Maroko. Dalam laga pertama mereka di Piala Dunia 2026, Brasil tertahan 1-1.

Tim Samba memulai petualangan mereka di Piala Dunia 2026 pada Minggu (14/6/2026) pagi WIB. Mereka sempat kewalahan dalam duel yang diselenggarakan di MetLife Stadium tersebut.

Baca Juga :
Legenda Manchester United Ngamuk Qatar Dirugikan Penalti Kontra Swiss di Piala Dunia 2026, FIFA Diminta Turun Tangan
Timnas Brasil Dikejutkan Maroko di Pekan Pembuka Piala Dunia 2026, Duel Berakhir Tanpa Pemenang

Maroko mendominasi pada menit-menit awal. Mereka bahkan sukses membuka skor lebih dulu melalui Ismael Saibari yang memanfaatkan bola dari Brahim Diaz pada menit ke-21.

Brasil baru mencoba bangkit setelah itu. Vinicius Junior akhirnya berhasil menyamakan skor untuk Tim Samba di menit ke-32 usai memanfaatkan bantuan dari Bruno Guimaraes.

Di paruh kedua, Brasil mendominasi. Carlo Ancelotti mencoba melakukan perubahan dari bangku cadangan dengan memasukkan Danilo, Fabinho, Matheus Cunha, dan Luiz Henrique.

Namun demikian, pertahanan Maroko tetap sulit ditembus. Di menit-menit akhir, Brasil bahkan hampir kecolongan karena upaya dari Maroko.

Untungnya, Maroko gagal menemukan gol kemenangan. Skor 1-1 tetap bertahan hingga laga akhir yang menjadi kekecewaan untuk Brasil di pertandingan pertama.

Penampilan Brasil mengundang pertanyaan. Sebab, mereka dianggap sebagai salah satu tim yang mampu menjadi juara di akhir turnamen.

Namun, Ancelotti meminta kesabaran dari para pendukungnya. Dia mengakui bahwa mereka tidak bermain baik, namun itu adalah laga yang berat.

"Saya rasa ini pertandingan yang sulit, terutama di awal. Saya rasa tim sedikit cemas dan gugup," kata Ancelotti, dilansir dari France24.

"Kami tidak bermain bagus, tetapi kami tidak boleh patah semangat. Ini pertandingan pertama di Piala Dunia dan kami tidak bisa... berpikir tim bermain sempurna sejak awal,” tambahnya.

"Ini hasil yang kami dapatkan. Tidak buruk, tetapi kami akan terus meningkatkan performa mulai pertandingan kedua. Anda tidak memenangkan Piala Dunia hanya berdasarkan pertandingan pertama," lanjut Ancelotti.

Lebih lanjut, Ancelotti memberi pujian kepada Vincius Junior. Sang penyerang Real Madrid dianggap sangat berbahaya di sepanjang laga.

“Dia bermain dengan baik. Dia sangat berbahaya dan saya pikir dia punya segalanya untuk bisa melalui Piala Dunia dengan baik,” kata Ancelotti soal Vinicius.

Baca Juga :
Calon Lawan Timnas Indonesia Sukses Bikin Kejutan di Piala Dunia 2026, Qatar Tahan Swiss Secara Dramatis
Kenapa Xherdan Shaqiri Tak Main di Piala Dunia 2026 bersama Swiss?
Kasus Indonesia Kembali Diungkit, FIFA Dinilai Terlalu Lembek ke Amerika soal Piala Dunia

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Swiss Ditahan Qatar 1-1, Persaingan Grup B Piala Dunia 2026 Memanas
• 11 jam lalubisnis.com
thumb
Momen Akrab Kim Jong Un Mengantar Presiden Xi ke Bandara hingga Jabat Erat
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Ajang Marathon Jakarta Jadi Pesta Olahraga Sekaligus Penggerak Ekonomi | KOMPAS SIANG
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
LPSK Telaah Permohonan Status JC dari Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya
• 5 jam lalurepublika.co.id
thumb
Langkah Agresif BI dan Respons Rasional Pemerintah Dinilai Sukses Jinakkan Pasar Uang
• 23 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.