Di tengah sorotan yang tertuju kepada Vinicius Junior, Raphinha, dan deretan bintang Brasil lainnya, justru Saibari yang lebih dahulu mencuri perhatian. Gelandang serang Maroko itu tampil luar biasa dan menjadi motor permainan Singa Atlas saat menghadapi salah satu favorit juara dunia. ([Reuters][1])
Tak hanya mencetak gol, Saibari juga menjadi simbol kebangkitan generasi baru Maroko yang berambisi melampaui pencapaian semifinal Piala Dunia 2022.
Gol Indah yang Mengejutkan Brasil
Gol Saibari lahir pada menit ke-21 ketika Maroko tampil dominan pada fase awal pertandingan. Berawal dari transisi cepat yang mengeksploitasi celah di pertahanan Brasil, Saibari menerima umpan terobosan dan berhadapan langsung dengan kiper Alisson Becker.
Dengan ketenangan luar biasa, pemain PSV Eindhoven itu melepaskan chip atau lob yang melambung melewati Alisson sebelum bersarang di gawang Brasil. Gol tersebut membuat puluhan ribu pendukung Maroko di MetLife Stadium bergemuruh dan membawa Singa Atlas unggul 1-0.
Gol itu menjadi bukti kualitas utama Saibari adalah tenang di depan gawang, cerdas membaca ruang, dan memiliki penyelesaian akhir yang klinis.
Brasil akhirnya menyamakan kedudukan melalui gol Vinicius Junior pada menit ke-32, tetapi Saibari tetap menjadi salah satu pemain terbaik di lapangan pada pertandingan tersebut.
Siapa Ismael Saibari?
Ismael Saibari memiliki nama lengkap Ismael Saibari Ben El Basra. Ia lahir di Terrassa, Spanyol, pada 28 Januari 2001 dari keluarga keturunan Maroko.
Meski lahir di Spanyol dan sempat berkembang di Belgia, Saibari memilih membela Maroko di level internasional. Kini, keputusan itu menjadikannya salah satu wajah baru generasi emas Singa Atlas.
Karier sepak bolanya berkembang melalui akademi Anderlecht, KV Mechelen, dan Genk sebelum akhirnya bergabung dengan PSV Eindhoven.
Bersinar Bersama PSV Eindhoven
Nama Saibari mulai dikenal luas ketika tampil impresif bersama PSV Eindhoven. Pemain berusia 25 tahun itu punya kualitas sebagai pemain tengah modern yang mampu bermain di berbagai posisi, mulai dari gelandang serang, winger, hingga second striker.
Keunggulan utamanya terletak pada kombinasi teknik tinggi, postur fisik kuat, kemampuan menggiring bola, dan naluri mencetak gol dari lini kedua.
Musim 2025/2026 menjadi salah satu musim terbaiknya bersama PSV setelah tampil produktif dan menjadi pemain kunci dalam perebutan gelar domestik.
Tak heran jika sejumlah klub elite Eropa mulai memantau perkembangannya.
Diburu Klub-Klub Besar Eropa
Performa gemilang bersama PSV dan tim nasional Maroko membuat Saibari masuk radar sejumlah klub besar Eropa. Beberapa laporan media Eropa menyebut Bayern Muenchen menjadi salah satu klub yang serius memantau situasinya.
Jika mampu mempertahankan performa seperti saat menghadapi Brasil, nilai pasarnya diperkirakan akan terus meningkat selama Piala Dunia 2026 berlangsung.
Peluang Maroko Setelah Menahan Brasil
Hasil imbang melawan Brasil bisa menjadi salah satu hasil paling penting bagi Maroko pada fase grup.
Banyak pengamat memprediksi Brasil akan memimpin Grup C. Karena itu, keberhasilan meraih satu poin dari laga pembuka memberi keuntungan besar bagi Singa Atlas dalam persaingan menuju babak 32 besar.
Saat ini, Maroko mengoleksi satu poin dan berada dalam posisi yang masih sangat terbuka untuk lolos. Brasil juga memiliki satu poin, sementara Skotlandia memimpin grup setelah mengalahkan Haiti.
Yang membuat posisi Maroko menarik adalah jadwal berikutnya. Mereka masih akan menghadapi Skotlandia dan Haiti, dua lawan yang secara peringkat dan kualitas di atas kertas masih berada di bawah Brasil.
Jika mampu mengalahkan salah satu dari dua tim tersebut dan menghindari kekalahan pada laga lainnya, peluang Maroko untuk lolos ke fase gugur akan sangat besar.
Lebih dari itu, performa melawan Brasil menunjukkan bahwa Maroko bukan lagi sekadar tim kejutan seperti pada 2022. Mereka mampu mendominasi fase awal pertandingan, menekan lini tengah Brasil, dan menciptakan lebih banyak ancaman sebelum akhirnya harus puas dengan hasil imbang.
Simbol Generasi Baru Singa Atlas
Gol ke gawang Brasil mungkin baru satu momen dalam perjalanan panjang Ismael Saibari. Namun, momen itu bisa menjadi titik yang mengubah kariernya.
Di usia 25 tahun, Saibari berada pada fase ideal untuk berkembang menjadi salah satu gelandang terbaik Afrika. Dengan kemampuan menyerang yang komplet dan pengalaman bermain di level tinggi Eropa, ia berpotensi menjadi wajah baru Maroko dalam beberapa tahun ke depan.
Dan jika Maroko kembali melangkah jauh di Piala Dunia 2026, publik sepak bola dunia kemungkinan akan semakin sering mendengar nama Ismael Saibari.
Profil Singkat Ismael Saibari
- Nama lengkap: Ismael Saibari Ben El Basra
- Tanggal lahir: 28 Januari 2001
- Tempat lahir: Terrassa, Spanyol
- Usia: 25 tahun
- Tinggi badan: 185 cm
- Posisi: Gelandang serang / winger
- Klub: PSV Eindhoven
- Tim nasional: Maroko
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KAH)





