Kata Pelatih Qatar Usai Tahan Imbang Swiss: Ini Poin Bersejarah yang Tak Pernah Mereka Raih di Piala Dunia

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Timnas Qatar akhirnya mencatat sejarah baru di panggung sepak bola dunia. Wakil Asia itu sukses mengamankan poin pertama mereka di ajang Piala Dunia FIFA setelah menahan imbang Swiss dengan skor 1-1 dalam laga Grup B yang berlangsung di San Francisco Bay Area, Sabtu Minggu 14 Juni 2026 dini hari WIB.

Hasil tersebut terasa seperti kemenangan bagi Qatar. Sebab, mereka nyaris pulang dengan tangan hampa sebelum gol bunuh diri bek Swiss, Miro Muheim, pada menit 90+4 mengubah jalannya pertandingan secara dramatis.

Baca Juga :
Pengakuan Blak-blakan Vinicius Usai Brasil Gagal Menang di Laga Pertama Piala Dunia 2026
Reaksi Berkelas Vinicius Junior usai Brasil Ditahan Maroko di Pekan Pembuka Piala Dunia 2026

Swiss sejatinya tampil dominan sejak awal laga. Tim asuhan Murat Yakin bahkan unggul lebih dulu melalui penalti Breel Embolo pada menit ke-17 setelah Mahmoud Abunada melanggar Remo Freuler di kotak terlarang.

Keunggulan itu tampak cukup untuk membawa Swiss meraih tiga poin. Apalagi, mereka melepaskan total 26 tembakan sepanjang pertandingan dan berkali-kali mengancam gawang Qatar.

Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026
Photo :
  • REUTERS/Luisa Gonzalez

Namun sepak bola selalu menyimpan kejutan. Saat laga memasuki masa tambahan waktu, tekanan Qatar akhirnya membuahkan hasil. Umpan silang Homam Ahmed ke area penalti membuat Miro Muheim salah mengantisipasi bola. Sundulannya justru masuk ke gawang sendiri dan membuat skor berubah menjadi 1-1.

Stadion pun bergemuruh. Qatar akhirnya meraih poin pertama mereka di sejarah Piala Dunia.

Pelatih Qatar, Julen Lopetegui, tak bisa menyembunyikan kebanggaannya atas pencapaian tersebut. Menurutnya, hasil imbang melawan Swiss yang merupakan salah satu kekuatan Eropa menjadi pencapaian besar bagi timnya.

"Berada di sini saja sudah bersejarah. Mendapatkan satu poin hari ini melawan Swiss, yang menurut saya adalah salah satu tim terbaik di Eropa saat ini benar-benar solid, dengan kontinuitas pelatih dan pemain top dari liga-liga top, sangat penting," ujar Lopetegui dikutip FIFA.

"Agar hal itu terjadi, Anda membutuhkan serangkaian keadaan seperti hari ini. Kami mampu melewati momen-momen sulit, kami tidak kehilangan ketenangan saat tertinggal, yang penting, dan pada akhirnya kami mendapatkan hadiah berupa gol yang memberi kami poin yang belum pernah kami dapatkan sebelumnya," lanjutnya.

Qatar sebenarnya sempat mengancam lebih dulu pada menit kedua. Edmilson Junior berhasil lolos setelah Manuel Akanji terpeleset, tetapi penyelesaiannya masih terlalu mudah diamankan Gregor Kobel.

Baca Juga :
Keamanan Piala Dunia 2026 Dipertanyakan: Skuad Timnas Inggris Kemalingan, Harry Kane Jadi Korban
Kejutan Terjadi di Piala Dunia 2026! Skotlandia Langkahi Brasil dan Maroko usai Taklukkan Haiti 1-0
Ramai Warga Timur Tengah Kagumi Timnas Indonesia, Garuda Didoakan ke Piala Dunia 2030

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
AS Tembak Jatuh Drone-drone Iran di Selat Hormuz
• 21 jam laludetik.com
thumb
Bawaslu Buka Pendaftaran Beasiswa S1-S3, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
IDAI dukung tindak lanjut program skrining hepatitis
• 2 jam laluantaranews.com
thumb
Ramalan Cinta 12 Zodiak Besok 15 Juni 2026: Virgo Turunkan Standar, Taurus Temukan Ketenangan Hati
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama BTN Jakim 2026
• 17 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.