Jakarta (ANTARA) - Timnas sepak bola Swedia dan Tunisia akan memulai perjalanan mereka di Grup F Piala Dunia 2026, saat bertemu di Stadion Banco Bilbao Vizcaya Argentaria (BBVA), Meksiko, pada Senin (15/6), pukul 09.00 WIB.
Laman FIFA, Minggu, menyatakan pertandingan itu menjadi pertemuan perdana kedua negara di putaran final Piala Dunia, sekaligus laga penting untuk membuka peluang lolos ke fase gugur.
Swedia datang ke Piala Dunia 2026 dengan status peserta yang kembali tampil setelah absen pada edisi 2022.
Tim asuhan Graham Potter mengandalkan lini depan tajam yang dihuni Alexander Isak dan Viktor Gyokeres.
Seluruh pemain utama Swedia dilaporkan dalam kondisi fit menjelang pertandingan pembuka grup tersebut.
Di sisi lain, Tunisia tampil dengan kepercayaan diri tinggi setelah melalui kualifikasi zona Afrika dengan catatan impresif, yakni sembilan kemenangan dan satu hasil imbang tanpa kebobolan satu gol pun.
Meski demikian, persiapan mereka sempat terganggu setelah menelan kekalahan telak 0-5 dari Belgia dalam laga uji coba terakhir.
Baca juga: Profil timnas Tunisia, penampilan ketiga berturut-turut
Secara historis, Swedia memiliki pencapaian lebih baik di Piala Dunia. Tim berjuluk Blagult itu pernah menjadi runner-up pada 1958 serta mencapai semifinal pada 1950 dan 1994.
Penampilan terbaik mereka dalam era modern terjadi pada 2018 ketika melaju hingga perempat final.
Sementara itu, Tunisia yang dijuluki Eagles of Carthage belum pernah lolos dari fase grup dalam enam penampilan sebelumnya di Piala Dunia.
Prestasi bersejarah mereka adalah menjadi tim Afrika pertama yang memenangi pertandingan Piala Dunia, saat mengalahkan Meksiko pada 1978.
Berdasarkan catatan pertemuan, kedua tim sudah bertemu empat kali dalam laga persahabatan.
Swedia unggul dengan dua kemenangan, Tunisia sekali menang, dan satu pertandingan berakhir imbang. Pertandingan di BBVA, Kota Monterrey, akan menjadi pertemuan kompetitif pertama kedua negara.
Baca juga: Gyokeres hattrick ke gawang Ukraina, Graham Potter beri pujian
FIFA menyebut laga ini sebagai pembuka perjalanan kedua tim di Grup F yang juga dihuni Belanda dan Jepang. Kemenangan akan sangat penting untuk menjaga peluang melangkah ke babak 32 besar.
Secara prediksi, Swedia sedikit lebih diunggulkan berkat kualitas individu dan produktivitas lini serang mereka. Namun, pertahanan disiplin Tunisia yang dilatih Sabri Lamouchi berpotensi menyulitkan wakil Eropa tersebut.
Perkiraan susunan pemain.
Swedia: Jacob Widell Zetterstrom, Victor Lindelof, Isak Hien, Gustaf Lagerbielke, Gabriel Gudmundsson, Benjamin Nygren, Lucas Bergvall, Ken Sema, Jesper Karlstrom, Alexander Isak, Viktor Gyokeres.
Tunisia: Mouhib Chamakh, Omar Rekik, Adam Arous, Montassar Talbi, Ali Abdi, Ismael Gharbi, Hannibal Mejbri, Anis Slimane, Ellyes Skhiri, Elias Achouri, Hazeem Mastouri.
Baca juga: Profil Grup F, persaingan empat kekuatan dari tiga benua
Laman FIFA, Minggu, menyatakan pertandingan itu menjadi pertemuan perdana kedua negara di putaran final Piala Dunia, sekaligus laga penting untuk membuka peluang lolos ke fase gugur.
Swedia datang ke Piala Dunia 2026 dengan status peserta yang kembali tampil setelah absen pada edisi 2022.
Tim asuhan Graham Potter mengandalkan lini depan tajam yang dihuni Alexander Isak dan Viktor Gyokeres.
Seluruh pemain utama Swedia dilaporkan dalam kondisi fit menjelang pertandingan pembuka grup tersebut.
Di sisi lain, Tunisia tampil dengan kepercayaan diri tinggi setelah melalui kualifikasi zona Afrika dengan catatan impresif, yakni sembilan kemenangan dan satu hasil imbang tanpa kebobolan satu gol pun.
Meski demikian, persiapan mereka sempat terganggu setelah menelan kekalahan telak 0-5 dari Belgia dalam laga uji coba terakhir.
Baca juga: Profil timnas Tunisia, penampilan ketiga berturut-turut
Secara historis, Swedia memiliki pencapaian lebih baik di Piala Dunia. Tim berjuluk Blagult itu pernah menjadi runner-up pada 1958 serta mencapai semifinal pada 1950 dan 1994.
Penampilan terbaik mereka dalam era modern terjadi pada 2018 ketika melaju hingga perempat final.
Sementara itu, Tunisia yang dijuluki Eagles of Carthage belum pernah lolos dari fase grup dalam enam penampilan sebelumnya di Piala Dunia.
Prestasi bersejarah mereka adalah menjadi tim Afrika pertama yang memenangi pertandingan Piala Dunia, saat mengalahkan Meksiko pada 1978.
Berdasarkan catatan pertemuan, kedua tim sudah bertemu empat kali dalam laga persahabatan.
Swedia unggul dengan dua kemenangan, Tunisia sekali menang, dan satu pertandingan berakhir imbang. Pertandingan di BBVA, Kota Monterrey, akan menjadi pertemuan kompetitif pertama kedua negara.
Baca juga: Gyokeres hattrick ke gawang Ukraina, Graham Potter beri pujian
FIFA menyebut laga ini sebagai pembuka perjalanan kedua tim di Grup F yang juga dihuni Belanda dan Jepang. Kemenangan akan sangat penting untuk menjaga peluang melangkah ke babak 32 besar.
Secara prediksi, Swedia sedikit lebih diunggulkan berkat kualitas individu dan produktivitas lini serang mereka. Namun, pertahanan disiplin Tunisia yang dilatih Sabri Lamouchi berpotensi menyulitkan wakil Eropa tersebut.
Perkiraan susunan pemain.
Swedia: Jacob Widell Zetterstrom, Victor Lindelof, Isak Hien, Gustaf Lagerbielke, Gabriel Gudmundsson, Benjamin Nygren, Lucas Bergvall, Ken Sema, Jesper Karlstrom, Alexander Isak, Viktor Gyokeres.
Tunisia: Mouhib Chamakh, Omar Rekik, Adam Arous, Montassar Talbi, Ali Abdi, Ismael Gharbi, Hannibal Mejbri, Anis Slimane, Ellyes Skhiri, Elias Achouri, Hazeem Mastouri.
Baca juga: Profil Grup F, persaingan empat kekuatan dari tiga benua





