Borneo, VIVA - Perjalanan touring jarak jauh masih menjadi salah satu aktivitas favorit komunitas motor besar. Bukan hanya soal menempuh ribuan kilometer, perjalanan seperti ini juga menjadi ajang menguji ketahanan pengendara, kendaraan, hingga kemampuan beradaptasi dengan berbagai kondisi jalan dan aturan di setiap wilayah yang dilalui.
Hal tersebut yang baru saja dilakukan komunitas Honda Big Bike Owner Society (Honda Big BOS) melalui kegiatan Borneo Journey Vol. 2 2026. Selama 11 hari, rombongan menjelajahi Pulau Borneo dengan melintasi tiga negara, yaitu Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam.
Sebanyak 28 peserta dengan 23 unit Honda Big Bike tercatat menempuh perjalanan sekitar 3.770 kilometer, dimulai dari Pontianak, Kalimantan Barat, menuju Kuching, Sibu, Miri, Brunei Darussalam, Kota Kinabalu, Tip of Borneo, Kundasang, hingga kembali lagi ke Pontianak.
Menurut Big Bike Sub Department Head Astra Motor Head Office, Arman Rafik, kegiatan tersebut dirancang bukan sekadar touring jarak jauh, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antaranggota komunitas sekaligus mengenal lebih dekat kawasan Borneo.
"Melalui Borneo Journey Vol. 2, Honda Big BOS berhasil menghadirkan pengalaman riding lintas negara yang aman, penuh tantangan, sekaligus sarat nilai kebersamaan. Perjalanan ini menjadi salah satu touring paling berkesan yang pernah kami selenggarakan," ujar Arman dalam keterangan resminya.
Salah satu tantangan yang dihadapi peserta adalah melintasi sejumlah perbatasan internasional menggunakan kendaraan pribadi. Rombongan harus melewati jalur Indonesia-Malaysia melalui Entikong-Tebedu, kemudian melanjutkan perjalanan ke Brunei Darussalam dan wilayah Sabah di Malaysia.
Agar dapat memasuki negara lain menggunakan sepeda motor, seluruh kendaraan dibekali dokumen CPD Carnet atau Carnet de Passages en Douane yang diterbitkan oleh Ikatan Motor Indonesia (IMI). Dokumen tersebut berfungsi layaknya paspor bagi kendaraan bermotor yang digunakan untuk perjalanan internasional.
Setiap kali melintasi perbatasan, petugas melakukan pemeriksaan dokumen kendaraan, nomor mesin, hingga nomor rangka sebelum memberikan izin untuk melanjutkan perjalanan.
Selain touring, rombongan juga menghadiri Borneo Island International Big Bike Festival (BIIBBF) XXIV 2026 di Kuching, Sarawak, Malaysia. Festival tersebut menjadi ajang berkumpulnya komunitas motor besar dari Indonesia, Malaysia, hingga Brunei Darussalam.




