Keliling Asia 7 Bulan, Pesepeda Iran Arezoo Akui Warga Jakarta Sangat Ramah

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Pesepeda asal Iran, Arezoo Eskandari (35), mengaku terkesan dengan keramahan warga Jakarta selama singgah di ibu kota dalam perjalanan keliling Asia yang telah dijalaninya selama tujuh bulan terakhir.

Menurut Arezoo, banyak warga menyapanya hingga mengajaknya berfoto meski terkendala perbedaan bahasa.

“Saya sudah berada di Jakarta selama 10 hari. Orang-orang di sini sangat ramah dan hangat sering kali mengucap “hi-hi” selama perjalanan. Saya sangat menikmati waktu bersama masyarakat Indonesia,” ujar Arezoo saat berbincang dengan Kompas.com di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (14/6/2026).

Arezoo bercerita, ia tiba di Jakarta pada Sabtu (6/6/2026) setelah melintasi sejumlah negara di Asia.

Pada Minggu (14/6/2026), ia bersepeda bersama komunitas pesepeda Jakarta menyusuri kawasan Sudirman, Kota Tua, hingga Cikini.

Baca juga: Pesepeda Iran Arezoo Eskandari Gowes dari China Sampai Jakarta, Bawa Pesan Perdamaian

Selama itu pula, wanita yang memiliki latar belakang psikologi itu mengaku kerap mendapat sapaan dari warga yang ditemuinya di jalan.

“Mereka (warga Jakarta) tersenyum, mereka berbicara sopan, menghargai,” katanya.

Menurut dia, perbedaan bahasa menjadi salah satu tantangan selama menjalani perjalanan lintas negara.

Namun, keramahan warga membuatnya merasa nyaman selama berada di Indonesia.

Selain menyapa, banyak warga yang juga mengajaknya berfoto bersama saat mengetahui dirinya tengah melakukan perjalanan keliling Asia dengan sepeda.

Tak hanya terkesan dengan masyarakatnya, Arezoo juga mengaku menyukai kuliner Indonesia.

"Yang paling saya sukai di Jakarta adalah makanannya. Makanan Indonesia sangat lezat. Selain itu, masyarakat Jakarta juga sangat hangat dan selalu menyapa dengan ramah. Saya menyukainya," ujarnya.

Adapun perjalanan Arezoo dimulai pada Desember 2025 dari China.

Baca juga: Pesepeda Iran Arezoo Bawa Pesan Perdamaian: Jalani Setiap Momen dengan Bahagia

Sejak saat itu, kaki Arezoo terus mengayuh pedal melintasi Vietnam, Laos, Thailand, Malaysia, hingga akhirnya tiba di Indonesia.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Saya berasal dari Iran. Perjalanan ini saya mulai tujuh bulan lalu. Saya bersepeda dari China, lalu melintasi Vietnam, Laos, Thailand, Malaysia, dan sekarang berada di Indonesia," katanya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Berita Pilihan Sepekan: Johan Silas Meninggal hingga Pabrik Pemurnian Emas di Sidoarjo Disita
• 7 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Apakah Motor Listrik MBG Boleh Didistribusikan? Ini Kata Abraham Samad
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
Bakar Semangat Pelari, Tim Pendukung Ramaikan BTN Jakim 2026
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Era Digitalisasi, Aspek Kemanusiaan Tetap Jadi Fondasi Utama Transformasi Kesehatan Indonesia
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
Bamsoet Puji Touring Perdana PERIKHSA Riders, Ajak Jaga Persatuan
• 1 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.