Meski Sibuk, Dedi Mulyadi Tetap Beri Rp40 Juta ke Kuli Bangunan di Cirebon untuk Perbaiki Rumahnya yang Reyot

tvonenews.com
7 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat berpenghasilan rendah. 

Meski memiliki kesibukan tinggi sebagai kepala daerah, Dedi Mulyadi tetap menyempatkan waktu untuk membantu seorang kuli bangunan bernama Pak Suhadi yang tinggal di Desa Kemantren, Sumber, Cirebon. 

Bantuan senilai Rp40 juta ini diberikan Dedi Mulyadi untuk merenovasi total rumah Pak Suhadi yang kondisinya sudah tidak layak huni.


Dedi Mulyadi dan Suhadi (Sumber: YouTube LEMBUR PAKUAN CHANNEL)

Dalam tayangan YouTube Lembur Pakuan Channel (12/6/2026), Dedi Mulyadi menceritakan awal mula dirinya mengetahui kondisi rumah Pak Suhadi.

"Beberapa waktu yang lalu saya melihat postingan berita dari rumah yang sangat reot di Cirebon. Tapi karena saya tidak cukup waktu untuk pergi ke Cirebon, saya minta Tri, staf saya, untuk mengecek rumah tersebut, dan saya mencoba untuk menghubungi yang bersangkutan," ucap Dedi Mulyadi.

Rumah milik Pak Suhadi diketahui dalam kondisi memprihatinkan, atap bocor dan sebagian kayunya dimakan rayap. 

Pak Suhadi sendiri berusia 40 tahun dan berprofesi sebagai kuli bangunan, tinggal bersama istri dan satu orang anak di atas tanah miliknya sendiri. Kondisi ekonomi keluarga ini pun semakin sulit karena sang istri sering sakit perut dan tubuhnya kerap terasa lemas.

Dedi Mulyadi kemudian memberikan bantuan tunai senilai Rp40 juta kepada Pak Suhadi untuk membangun rumah baru yang layak huni. 

Rencananya, Pak Suhadi akan ikut terlibat sebagai tukang atau kenek dalam proses pembangunan agar biaya yang dikeluarkan lebih hemat.

"Iya, udah saya bantu Rp40 juta sama Bapak. Bapak harus berusaha agar uang itu bisa menyelesaikan bangunan rumah Bapak," ujar Dedi Mulyadi.

"Iya, terima kasih, Pak," jawab Suhadi dengan nada lemas.

Melihat reaksi Pak Suhadi yang terlihat melamun, Dedi Mulyadi pun menanyakan kembali kondisinya.

"Bapaknya kayak melamun," tanya Dedi Mulyadi.

"Ya udah, makasih, Pak," jawab Suhadi, masih terlihat kebingungan.

"Enggak, Bapaknya mau dibantu enggak?" tanya Dedi Mulyadi kembali.

"Ya, pengennya sih dibantu, Pak," jawab Suhadi.

"Heeh. Tapi kok Bapaknya kayak bingung ketika saya mau bantu," ucap Dedi Mulyadi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Cara Sukses Hidup Hemat Ala Queen of Frugal Living
• 23 jam lalubeautynesia.id
thumb
Luhut Klaim Family Office Bali Potensi Bawa Dana Masuk hingga US$ 500 Miliar
• 8 jam lalukatadata.co.id
thumb
Polisi Telusuri Jaringan Pembawa Molotov ke Demo Mahasiswa
• 8 jam laluliputan6.com
thumb
Langkah PTP Nonpetikemas Perkuat Ekonomi Nasional
• 59 menit lalubisnis.com
thumb
Urus Pernikahan di Pacitan, WN Malaysia Berakhir Dideportasi Imigrasi Ponorogo
• 5 jam laluberitajatim.com
Berhasil disimpan.