Jakarta (ANTARA) - Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemendikdasmen mengemukakan adanya peningkatan antusiasme murid dalam mengikuti Olimpiade Sains Nasional Tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K) dengan jumlah peserta mencapai 716 ribu orang lebih, untuk jenjang pendidikan SD dan SMP sederajat.
Kepala Puspresnas Kemendikdasmen Maria Veronica Irene Herdjiono mengemukakan, angka partisipasi itu terdiri dari 418.918 peserta dari jenjang pendidikan SD/MI/sederajat dan sebanyak 297.955 peserta dari jenjang pendidikan SMP/MTs/sederajat.
“Peningkatan partisipasi ini menunjukkan semakin tumbuhnya semangat belajar dan kecintaan murid terhadap sains. Kami berharap OSN-K menjadi sarana untuk mengembangkan potensi terbaik peserta didik sekaligus membangun karakter yang jujur, disiplin, dan tangguh,” ujar Irene di Jakarta pada Minggu.
Ia mengatakan peserta OSN-K jenjang pendidikan SD tersebut berasal dari 38 provinsi serta enam SILN di berbagai negara yang mengalami peningkatan sebesar 21 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Sementara untuk OSN-K jenjang pendidikan SMP, lanjut Irene, mengalami peningkatan partisipasi sebesar 15 persen dibandingkan dengan tahun 2025.
Guna menjaga kualitas dan kredibilitas pelaksanaan, pihaknya menerapkan sistem pengawasan berlapis yang melibatkan pengawas silang, pemantauan panitia pusat dan daerah, siaran langsung, serta dokumentasi pelaksanaan dari berbagai wilayah, termasuk daerah terdepan, terluar, dan tertinggal.
Langkah ini, kata Irene, dilakukan guna memastikan proses seleksi berlangsung transparan, akuntabel, dan objektif.
Adapun hasil OSN-K nantinya akan menjadi dasar penetapan peserta yang berhak melaju ke Olimpiade Sains Nasional Tingkat Provinsi (OSN-P).
Melalui penyelenggaraan yang inklusif dan berintegritas, Kemendikdasmen terus berkomitmen menghadirkan ekosistem prestasi yang adil dan berkelanjutan, sekaligus membuka ruang seluas-luasnya bagi lahirnya generasi unggul Indonesia di bidang riset dan inovasi.
Baca juga: Pemerintah-OIKN-INOVASI perkuat literasi pendidikan dasar di IKN
Baca juga: Kemendikdasmen gandeng kampus perluas pemartabatan Bahasa Indonesia
Kepala Puspresnas Kemendikdasmen Maria Veronica Irene Herdjiono mengemukakan, angka partisipasi itu terdiri dari 418.918 peserta dari jenjang pendidikan SD/MI/sederajat dan sebanyak 297.955 peserta dari jenjang pendidikan SMP/MTs/sederajat.
“Peningkatan partisipasi ini menunjukkan semakin tumbuhnya semangat belajar dan kecintaan murid terhadap sains. Kami berharap OSN-K menjadi sarana untuk mengembangkan potensi terbaik peserta didik sekaligus membangun karakter yang jujur, disiplin, dan tangguh,” ujar Irene di Jakarta pada Minggu.
Ia mengatakan peserta OSN-K jenjang pendidikan SD tersebut berasal dari 38 provinsi serta enam SILN di berbagai negara yang mengalami peningkatan sebesar 21 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Sementara untuk OSN-K jenjang pendidikan SMP, lanjut Irene, mengalami peningkatan partisipasi sebesar 15 persen dibandingkan dengan tahun 2025.
Guna menjaga kualitas dan kredibilitas pelaksanaan, pihaknya menerapkan sistem pengawasan berlapis yang melibatkan pengawas silang, pemantauan panitia pusat dan daerah, siaran langsung, serta dokumentasi pelaksanaan dari berbagai wilayah, termasuk daerah terdepan, terluar, dan tertinggal.
Langkah ini, kata Irene, dilakukan guna memastikan proses seleksi berlangsung transparan, akuntabel, dan objektif.
Adapun hasil OSN-K nantinya akan menjadi dasar penetapan peserta yang berhak melaju ke Olimpiade Sains Nasional Tingkat Provinsi (OSN-P).
Melalui penyelenggaraan yang inklusif dan berintegritas, Kemendikdasmen terus berkomitmen menghadirkan ekosistem prestasi yang adil dan berkelanjutan, sekaligus membuka ruang seluas-luasnya bagi lahirnya generasi unggul Indonesia di bidang riset dan inovasi.
Baca juga: Pemerintah-OIKN-INOVASI perkuat literasi pendidikan dasar di IKN
Baca juga: Kemendikdasmen gandeng kampus perluas pemartabatan Bahasa Indonesia




