Pantau - Folarin Balogun memimpin sementara daftar pencetak gol terbanyak Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Meksiko, Kanada, dan Amerika Serikat setelah membukukan dua gol pada pertandingan pembuka bersama tim nasional Amerika Serikat.
Balogun Unggul Berkat Dua Gol ke Gawang Paraguay
Balogun mencetak dua gol pada babak pertama saat Amerika Serikat mengalahkan Paraguay dengan skor 4-1 di Stadion SoFi, Los Angeles, dalam laga pembuka Grup D.
FIFA melaporkan, "Folarin Bolagun mencetak dua gol dalam kemenangan atas Paraguay, dengan 10 pemain lainnya mencetak satu gol setelah lima pertandingan pembuka (sebelum laga Brasil lawan Maroko dan Skotlandia lawan Haiti)."
Penyerang berusia 25 tahun tersebut juga menjadi pemain pertama yang mencetak lebih dari satu gol untuk tim nasional Amerika Serikat dalam satu pertandingan Piala Dunia sejak 1930.
Meski berada di puncak klasemen sementara perburuan Sepatu Emas, persaingan masih terbuka karena baru 10 dari total 48 tim peserta yang memainkan pertandingan pada tahap awal turnamen.
FIFA memperkirakan daftar pencetak gol terbanyak akan terus mengalami perubahan seiring semakin banyak pertandingan yang digelar dalam beberapa hari dan pekan mendatang.
Daftar Pesaing dan Aturan Penentuan Sepatu Emas
Selain Balogun yang telah mengoleksi dua gol, sejumlah pemain lain masing-masing mencatatkan satu gol, yakni Hwang Inbeom dan Hyeongyu dari Korea Selatan, Giovanni Reyna dari Amerika Serikat, Cyle Larin dari Kanada, Mauricio dari Paraguay, Jovo Lukic dari Bosnia dan Herzegovina, Raul Jimenez dan Julian Quinones dari Meksiko, Ladislav Krejci dari Cekoslowakia, Breel Embolo dari Swiss, Vinicius Junior dari Brasil, Ismael Saibari dari Maroko, serta Jhon McGinn dari Skotlandia.
FIFA menjelaskan bahwa penghargaan Sepatu Emas adidas akan diberikan kepada pemain yang mencetak gol terbanyak sepanjang putaran final Piala Dunia.
Apabila terdapat dua atau lebih pemain dengan jumlah gol yang sama, penentuan pemenang akan mempertimbangkan jumlah assist berdasarkan penilaian FIFA Technical Study Group.
Jika jumlah gol dan assist masih identik, peringkat akan ditentukan berdasarkan total menit bermain selama turnamen.
Dalam kondisi tersebut, pemain yang mencatatkan waktu bermain lebih sedikit akan memperoleh peringkat lebih tinggi dalam perebutan penghargaan Sepatu Emas.




