Pantau - Timnas Australia mengalahkan Turki dengan skor 2-0 pada pertandingan Grup D Piala Dunia 2026 di Stadion British Columbia Place, Kanada, sekaligus mengamankan tiga poin yang membawa mereka ke peringkat kedua klasemen sementara dengan koleksi poin yang sama seperti Amerika Serikat namun kalah selisih gol.
Jalannya Pertandingan
Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal dengan kedua tim menampilkan permainan keras dan saling melancarkan serangan untuk mencari gol pembuka.
Aiden O'Neill melakukan pelanggaran ketika laga baru berjalan satu menit sehingga menandai tingginya intensitas duel di lapangan.
Turki sempat mengancam melalui peluang Arda Guler pada menit ke-26, tetapi gagal mengubahnya menjadi gol.
Australia kemudian memanfaatkan serangan balik secara efektif ketika Paul Okon-Engstler mengirim umpan yang diselesaikan Nestory Irankunda menjadi gol pada menit ke-27.
Gol tersebut membawa Australia unggul 1-0 atas Turki dan keunggulan itu bertahan hingga babak pertama berakhir.
Australia Mengunci Kemenangan
Memasuki babak kedua, pelatih Turki Vincenzo Montella memasukkan Kenan Yildiz menggantikan Baris Alper Yilmaz untuk meningkatkan daya serang timnya.
Kenan Yildiz baru mampu menciptakan peluang pada menit ke-60, sementara Arda Guler dan Ismail Yuksek juga berupaya membongkar pertahanan Australia dari lini depan dan lini kedua.
Australia merespons dengan memasukkan Nishan Velupillay pada menit ke-61 menggantikan Nestory Irankunda.
Turki kembali melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Yunus Akgun menggantikan Orkun Kokcu pada menit ke-62.
Pertandingan tetap berlangsung terbuka hingga Connor Metcalfe menggandakan keunggulan Australia menjadi 2-0 pada menit ke-75.
Turki terus berusaha memperkecil ketertinggalan hingga peluit panjang dibunyikan, tetapi tidak mampu mencetak gol.
Kedua pelatih melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menjaga intensitas permainan sampai laga usai.
Meski pertandingan diwarnai banyak pelanggaran, hanya Yunus Akgun yang menerima kartu kuning.
Kemenangan 2-0 ini menjadi modal penting bagi Australia dalam persaingan memperebutkan tiket lolos dari Grup D Piala Dunia 2026.




