JAKARTA, KOMPASTV - Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno menilai tuntutan mahasiswa untuk menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa
Merah Putih (KDMP) sulit direalisasikan karena keduanya merupakan program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“Rasanya Koperasi Desa Merah Putih dan MBG tidak mungkin dihentikan. Yang mungkin dilakukan adalah efisiensi dan memastikan program tersebut benar-benar tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata Adi di dialog Sapa Pagi, Sabtu (13/6/2026).
Ia menilai anggaran besar yang dialokasikan untuk kedua program tersebut harus dibarengi dengan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Dan yang paling penting sebenarnya,, salah satu bentuk kritik yang paling mendasar dari protes adik-adik mahasiswa adalah agar APBN tidak digunakan secara berlebihan dan tidak salah sasaran. Selain itu, anggaran negara diharapkan lebih difokuskan untuk mengantisipasi kondisi ekonomi yang sedang dihadapi saat ini. Karena itu, yang menjadi sasaran kritik adalah program-program populis yang dinilai menggunakan APBN dalam jumlah sangat besar, di antaranya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP),” ujarnya.
Ia menambahkan, penggunaan anggaran negara dalam jumlah besar akan selalu menjadi perhatian publik.
Karena itu, pemerintah perlu menunjukkan bahwa dana yang digelontorkan benar-benar mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat akar rumput.
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Produser: Yuilyana
Thumbnail Editor: Aqshal
Baca Juga: Terekam CCTV! Begal Bersenjata Api Rampas Motor Perempuan di Palembang | BORGOL
Penulis : Yuilyana
Sumber : Kompas TV
- anggaran mbg
- tuntutan mahasiswa
- demo mahasiswa





