3 Makna Tahun Baru Hijriah, Jangan Lupa Amalkan Amalan Sunnah ini

tvonenews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com- Tidak lama lagi umat muslim akan menyambut tahun baru hijriah atau biasa disebut tahun baru islam. Indonesia sendiri jatuh pada 16 Juni 2026.

Perlu diketahui, secara umum kalender Hijriah merupakan sistem penanggalan yang digunakan umat Islam berdasarkan peredaran bulan. 

Lalu penetapan kalender ini dilakukan pada masa pemerintahan Khalifah Umar bin Khattab RA. Sebelum adanya kalender Hijriah, umat Islam belum memiliki sistem penanggalan resmi yang digunakan secara luas dalam administrasi pemerintahan maupun kehidupan sosial.

Sementara tahun pertama dalam kalender Hijriah dihitung berdasarkan peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah. Peristiwa ini dijelaskan dalam laman Baznas, dipilih karena dianggap titik awal kebangkitan umat Islam dan terbentuknya masyarakat Islam yang kuat serta mandiri.

Berikut 3 makna tahun baru hijriah bagi umat muslim, perlu diketahui. Ternyata sangat bermanfaat bisa meningkatkan keimanan kita.

Sosok Ustaz Adi Hidayat
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official

Pertama, hijriah mengajarkan kesulitan pasti memiliki jalan keluar. Setelah mengalami berbagai tekanan di Makkah, umat Islam akhirnya memperoleh kehidupan yang lebih baik di Madinah.

Nilai-nilai tetap relevan hingga saat ini dan menjadi pelajaran penting dalam menyambut Tahun Baru Islam 2026.

Kedua, tahun hijrah menunjukkan bahwa perubahan sering kali membutuhkan keberanian. Nabi Muhammad SAW, dan para sahabat meninggalkan kampung halaman mereka demi mempertahankan keimanan dan menjalankan perintah Allah SWT.

Ketiga, ada pemahaman kalau hijrah penuh dengan tantangan dan ancaman. Namun, dengan kesabaran dan keyakinan kepada Allah SWT, segala rintangan dapat dilalui dengan baik.

Salah satu amalan sunnah dalam bulan Muharram yang dianjurkan dalam Islam ada puasa asyura. 

Seperti dalam ceramah Ustaz Adi Hidayat, yang mengatakan kalau puasa asyura yang dikerjakan saat bulan muharram sangatlah dianjurkan.

Pasalnya punya keistimewaan tersendiri, yang salah satunya disebut-sebut bisa menghapus dosa tahun lalu.

"Puasa Asyura 10 muharram menggugurkan dosa-dosa kecil yang setahun yang telah berlalu,” katanya, sebagaimana dikutip oleh tvOnenews dari Kanal YouTube Adi Hidayat Official.

Lebih lanjut disampaikan, ada dalam riwayat, kata Ustaz Adi yang disapa UAH bahwa puasa Asyura diminta oleh Nabi dilakukan usai beliau bertemu dengan orang Yahudi saat perjalanan ke Madinah.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Peradaban Bangsa Dimulai dari RT
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Menteri PU: Program IBM pada 2027 sentuh 4.127 titik lokasi
• 14 jam laluantaranews.com
thumb
PRJ 2026 Diserbu Jastip, Omzet Tembus Belasan Juta dari Titip Beli Snack dan Fesyen
• 4 jam lalukompas.com
thumb
76.829 Jamaah Tiba di Indonesia, Kemenhaj Pastikan Layanan Kepulangan Berjalan Aman
• 12 jam laluidxchannel.com
thumb
Konser Janji Suci 25 Tahun Yovie & Nuno: Perayaan dan Persembahan
• 13 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.