Modal Jual Mobil, Arezoo Eskandari Gowes Ribuan Km dari Iran Bawa Pesan Perdamaian

kompas.com
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Tidak banyak orang yang berani menjual kendaraan pribadinya untuk membiayai perjalanan ribuan kilometer melintasi berbagai negara.

Namun, itulah yang dilakukan Arezoo Eskandari (35), pesepeda asal Iran yang kini tengah menjalankan misi berkeliling Asia sambil membawa pesan perdamaian.

Perempuan yang memiliki latar belakang pendidikan psikologi dan aktif di dunia pendidikan di Iran itu memilih meninggalkan rutinitasnya untuk mewujudkan impian bersepeda lintas negara.

Demi membiayai perjalanan tersebut, ia menjual mobil pribadinya dan menggunakan hasil penjualannya sebagai modal awal.

Baca juga: Pesepeda Iran Arezoo Eskandari Gowes dari China Sampai Jakarta, Bawa Pesan Perdamaian

"Dengan modal menjual mobil pribadi saya, saya jadikan modal awal. Dengan modal tersebut saya mulai perjalanan saya," kata Arezoo saat berbincang dengan Kompas.com di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (14/6/2026).

Perjalanan panjang itu dimulai pada Desember 2025.

Arezoo perlahan mengayuh pedal sepedanya dari China, lalu melintasi Vietnam, Laos, Thailand, Malaysia, hingga akhirnya tiba di Indonesia pada Sabtu (6/6/2026).

Saat ini, Indonesia menjadi negara keenam yang disinggahinya dalam perjalanan yang ditargetkan berlangsung selama satu tahun.

"Saya berasal dari Iran. Perjalanan ini saya mulai tujuh bulan lalu. Saya bersepeda dari China, lalu melintasi Vietnam, Laos, Thailand, Malaysia, dan sekarang berada di Indonesia," ujarnya.

Baca juga: Kisah Eko Antar Pesanan Go-Food dengan Mengayuh Sepeda Keliling Bekasi

Bagi Arezoo, perjalanan tersebut bukan cuma untuk menaklukkan jarak ribuan kilometer.

Lebih dari itu, dia membawa tujuan yang lebih besar, yakni menyampaikan pesan perdamaian kepada masyarakat yang ditemuinya selama perjalanan.

Ia mengaku ingin memperkenalkan Iran dari sisi yang berbeda.

Menurut dia, banyak orang mengenal negaranya hanya melalui pemberitaan mengenai konflik dan perang.

Karena itu, melalui perjalanan ini, ia ingin menunjukkan bahwa masyarakat Iran juga membawa pesan persahabatan, kebahagiaan, dan perdamaian.

Baca juga: Peringati Hari Bumi, Mahasiswa Kayuh Sepeda Keliling Kota

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Pesan yang saya bawa dari Iran adalah kebahagiaan dan perdamaian untuk masyarakat Asia. Slogan perjalanan saya adalah Slow Life," kata Arezoo.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wawancara Pejuang Muda Cerekang: Bentengi Hutan dengan Kawat Duri dan Kalpataru
• 2 jam lalukatadata.co.id
thumb
PB Akuatik Indonesia Genjot Prestasi Atlet OWS, Beri Beasiswa ke Luar Negeri Demi Regenerasi Menuju Asia
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Pacu Pembangunan Huntap, Satgas PRR Percepat Validasi Data Penyintas
• 8 jam laludetik.com
thumb
Stereowall Ajak Berdamai dengan Masa Lalu Lewat Lagu Antara
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
KAI Daop 6 Yogyakarta Mengoperasikan Tiga Kereta Tambahan untuk Mengantisipasi Lonjakan Penumpang Libur Tahun Baru Islam 1448
• 17 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.