Ini Alasan Iran Berani Datang ke Piala Dunia 2026 di Tengah Perangnya dengan Amerika

wartaekonomi.co.id
2 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Di tengah hubungan yang masih memanas dengan Amerika Serikat (AS) Iran justru memanfaatkan Piala Dunia 2026 sebagai panggung diplomasi untuk mengirim pesan politik yang tegas kepada Washington.

Duta Besar Iran untuk Meksiko, Abolfazl Pasandideh menyatakan kehadiran Timnas Iran di Amerika Serikat saat konflik kedua negara belum sepenuhnya berakhir merupakan sinyal bahwa Teheran tetap menginginkan perdamaian.

Baca Juga: 'Kita Saksikan Perubahan Besar,' Ini Tanda Jelas Akhir Perang Iran-Amerika Sudah di Depan Mata

“Fakta bahwa kami hadir di Amerika Serikat pada masa perang mengirimkan pesan: kami mendukung perdamaian,” kata Pasandideh, dikutip dari Politico, Minggu (14/6).

Pernyataan tersebut menjadi sorotan karena muncul di tengah berbagai hambatan yang dihadapi Iran menjelang turnamen. Pemerintah AS sebelumnya tidak memberikan visa kepada seluruh anggota delegasi Iran, termasuk beberapa staf pendukung tim.

Iran bahkan memindahkan pemusatan latihan mereka dari Arizona ke Meksiko akibat situasi keamanan dan ketidakpastian terkait konflik dengan Amerika Serikat.

Meski demikian, Teheran tetap memutuskan mengirim tim nasionalnya untuk bertanding di wilayah AS, termasuk laga pembuka melawan New Zealand di Los Angeles pada 15 Juni.

Bagi Iran, keputusan tersebut bukan sekadar urusan sepak bola. Kehadiran mereka di Piala Dunia dipandang sebagai pesan bahwa jalur diplomasi dan perdamaian masih terbuka meskipun hubungan kedua negara berada pada titik paling tegang dalam beberapa tahun terakhir.

Sebelumnya, pemerintah AS juga mencabut alokasi tiket pendukung Iran pada fase grup. Selain itu, beberapa pejabat dan anggota delegasi Iran menghadapi pembatasan masuk karena diduga memiliki keterkaitan dengan Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC).

Baca Juga: 'Hampir Tak Mungkin,' Upaya Donald Trump Akhiri Perang Iran-Amerika Bisa Digagalkan Manuver Israel

Di tengah berbagai tekanan tersebut, Iran tampaknya ingin menunjukkan bahwa sepak bola dapat menjadi medium untuk menyampaikan pesan politik yang berbeda dari eskalasi militer yang sedang berlangsung.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ledakan Dahsyat di Guilin, Guangxi, Tiongkok :  Sumber Mengungkapkan Seorang Veteran Diduga Merakit Bom Sendiri Demi Balas Dendam
• 27 menit laluerabaru.net
thumb
Kronologi Eks Kiper Timnas U-23 Nuri Agus Wibowo Hilang Misterius, Jejak Terakhirnya Terlacak di Kota Magelang
• 8 jam lalugrid.id
thumb
Rutan di Sidoarjo Punya Sanksi Napi Baca Buku, Komisi XIII DPR Dukung
• 4 jam laludetik.com
thumb
Berita Pilihan Sepekan: Johan Silas Meninggal hingga Pabrik Pemurnian Emas di Sidoarjo Disita
• 7 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Prabowo Terima Kunjungan Presiden Jerman Senin Besok, Bahas Kemitraan Strategis
• 5 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.