Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tidak menghadiri laga pembuka tim nasional Amerika Serikat di Piala Dunia 2026 meski negaranya berstatus sebagai salah satu tuan rumah. Hal tersebut memunculkan pesan tersirat dari Gedung Putih bahwa publik tidak perlu terlalu berharap pada kehadiran Trump di ajang sepak bola terbesar di dunia itu.
CEO Satuan Tugas Piala Dunia 2026, Andrew Giuliani mengatakan jadwal presiden sangat padat sehingga tidak memungkinkan hadir dalam pertandingan pembuka Amerika Serikat melawan Paraguay pada Jumat (12/6/2026).
Baca Juga: Iran Beri Sinyal Mengejutkan, Sebut Amerika Bisa Jadi Negara Sahabat
"Dia tidak akan menghadiri pertandingan pembuka. Jadwalnya sangat padat," kata Giuliani kepada TalkSport, dikutip Minggu (14/6).
Meski demikian, Giuliani tidak menutup kemungkinan Trump muncul di pertandingan lain sepanjang turnamen berlangsung. Ia bahkan menyebut publik harus siap menghadapi kejutan dari sosok presiden tersebut.
"Yang bisa saya katakan adalah: expect the unexpected. Selalu berharap ada kejutan dari dia," ujarnya.
Absennya Trump dinilai cukup tidak biasa. Pasalnya, sebagian besar kepala negara tuan rumah Piala Dunia secara tradisional menghadiri laga pembuka yang digelar di negara mereka.
Media The Athletic menyebut keputusan Trump sebagai langkah "sangat tidak biasa". Sebagai perbandingan, Emir Qatar menghadiri pembukaan Piala Dunia 2022, Presiden Rusia Vladimir Putin hadir pada Piala Dunia 2018, dan Presiden Brasil Dilma Rousseff juga menghadiri pembukaan Piala Dunia 2014.
Meski tidak datang ke stadion, Trump disebut tetap menunjukkan dukungan kepada tim nasional Amerika Serikat. Ia dilaporkan sempat menghubungi Pelatih Amerika Serikat, Mauricio Pochettino dan menyampaikan keyakinannya bahwa tim berjuluk The Yanks memiliki peluang melaju jauh di turnamen.
Sebagai pengganti Trump, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio dijadwalkan menghadiri laga pembuka tim nasional Amerika Serikat.
Baca Juga: 'Cukup Tunjukkan Aja,' Kubu Roy Suryo Mengaku Tak Mau Berkonflik Hukum dengan Jokowi
Keputusan Trump untuk melewatkan pertandingan pembuka menambah tanda tanya mengenai tingkat keterlibatannya dalam Piala Dunia 2026. Namun Gedung Putih menegaskan bahwa sang presiden akan tetap mengikuti perkembangan turnamen, meskipun tidak selalu hadir secara langsung di stadion.





