5 Fakta No Na, Girl Group Indonesia yang Kembali Hidupkan Industri dan Pasang Standar Tinggi

kompas.tv
2 jam lalu
Cover Berita
No Na - The First Take (Sumber: Youtube The First Take)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kehadiran MARBLES lewat lagu debut "HOMPIMPA" menjadi sinyal positif bahwa industri girl group Indonesia kembali bergairah.

Setelah sempat lama sepi dari grup perempuan yang mampu mencuri perhatian secara luas, kini publik mulai melihat lahirnya generasi baru yang siap bersaing.

Namun, sebelum MARBLES hadir, satu nama sudah lebih dulu mencuri perhatian dan memasang standar tinggi bagi kebangkitan girl group Tanah Air, yakni No Na.

Grup yang beranggotakan Christy Gardena, Baila Fauri, Esther Geraldine, dan Shafza Adesya itu sukses menembus pasar internasional hingga mengukir sejarah baru bagi industri musik Indonesia.

Kini, lagu terbaru No Na "Rollerblade" semakin sering seliweran di Instagram dan Tiktok, di mana banyak potongan klipnya di repost ulang, dijadikan parodi atau backsound yang keren.

Dalam Youtube The First Take, video "Rollerblade" sudah ditonton 3,7 juta kali selama 3 minggu tayang.

Baca Juga: Jelang War Tiket BTS Jakarta 2026, iME Indonesia Ungkap Modus Penipuan Berkedok Crew

Berikut sejumlah fakta yang membuat No Na menjadi salah satu girl group paling berpengaruh dalam gelombang baru musik Indonesia.

1. Menjadi Girl Group Indonesia Pertama yang Masuk Forbes 30 Under 30

Prestasi terbesar No Na datang ketika mereka berhasil masuk daftar Forbes 30 Under 30.

Pencapaian tersebut menjadikan No Na sebagai girl group Indonesia pertama yang berhasil memperoleh pengakuan dari media bisnis dan ekonomi bergengsi dunia tersebut.

Masuknya nama No Na dalam daftar tersebut menunjukkan bahwa pengaruh mereka tidak hanya dirasakan di industri musik, tetapi juga dalam perkembangan industri kreatif Indonesia secara global.

2. Bernaung di Label Global 88rising

Salah satu faktor yang membuat perjalanan No Na berbeda adalah dukungan dari 88rising.

Label rekaman asal Amerika Serikat itu dikenal sebagai rumah bagi sejumlah musisi Asia dan Asia-Amerika yang sukses menembus pasar internasional.

Bergabung dengan 88rising membuka peluang besar bagi No Na untuk memperkenalkan identitas musik Indonesia kepada audiens global. Perjalanan No Na terbilang sangat cepat dibanding banyak grup pendatang baru lainnya.

Penulis : Ade Indra Kusuma Editor : Tito-Dirhantoro

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • no na
  • girl group
  • musik indonesia
  • forbes under
  • 88rising indonesia
  • grup wanita
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemkomdigi Genjot Semarak Piala Dunia 2026 dengan 200 Titik Nobar dari Kota hingga ke Daerah
• 21 jam laludisway.id
thumb
Trump Klaim Tewaskan Bos Kartel Venezuela, Markas Geng Tren de Aragua Dibom! | KOMPAS PETANG
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Teriakan "Maling" dari Warga Picu Pengepungan Fortuner di Ciledug
• 23 jam lalukompas.com
thumb
Hp dan Uang Rp 200 Ribu Milik Wanita yang Dibius di Lapangan Sempur Bogor Hilang
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
CPO Turun Pekan Ini, Ancaman El Nino di Malaysia Masih Jadi Penyangga
• 9 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.