HARIAN.FAJAR.CO.ID, TORAJA UTARA – Kasus pertengkaran hingga bullying (perundungan) terhadap anak terjadi di Kecamatan Kesu’, Toraja Utara, Sulsel, Minggu (14/6/26). Bhabinkamtibmas pun turun tangan.
Keluarga anak berinisial L melaporkan dugaan bullying verbal oleh anak berinsial R beberapa waktu lalu. Sedangkan, keluarga R mengaku tidak terjadi hal tersebut. Bahkan, mengklaim sebagai korban.
Bhabinkamtibmas setempat, Bripka. Muhammad Jufri Lisaw dan Bripda Dwi Prasetyo, mengatakan bahwa akan mempertemukan kedua pihak pada Senin (15/6/26) esok.
“Jadi kami sudah mendengar penjelasan dari masing-masing versi. Tentu kami belum dapat menyimpulkan hal tersebut sekarang. Rencana esok ada pertemuan,” ucapnya via telepon, Minggu (14/6/26).
Ia menambahkan bahwa hal-hal seperti ini tak boleh dibiarkan berlarut-larut. Agar tak ada kejadian yang tidak diinginkan kedepan.
“Tentu kami dari pihak aparat harus bertindak cepat,” tuturnya.
Mengingat kedua anak tersebut, selain kategori Anak Dibawah Umur juga masih berstatus pelajar.
“Tentu harus cepat selesai, agar selain saling menjaga dan mendidik anak sendiri juga agar tidak memperlarut kasus tersebut,” jelasnya.
Diketahui bahwa anak L pernah mengalami pemukulan oleh orang dewasa kepalanya pada tahun 2024 lalu. Pelaku dijatuhi vonis 8 bulan percobaan saat itu. (edy)





