Joel Angel Bravo Martinez Wali Kota San Miguel Amatitlan, Meksiko meninggal setelah ditembak sekelompok pria bersenjata yang menyerbu kediamannya di wilayah Mixteca, Oaxaca. Aparat keamanan kini memburu para pelaku yang melarikan diri usai melakukan penyerangan.
Salomon Jara Cruz Gubernur Oaxaca mengutuk keras aksi kekerasan yang menewaskan kepala daerah tersebut. Ia menyebut pembunuhan itu sebagai tindakan pengecut yang tidak dapat ditoleransi.
“Saya mengutuk keras pembunuhan pengecut terhadap wali kota San Miguel Amatitlan yang terjadi hari ini di wilayah Mixteca,” tulis Jara Cruz melalui akun X miliknya.
Berdasarkan informasi dari pihak berwenang, sejumlah pria bersenjata memasuki rumah Bravo Martinez dan melepaskan tembakan ke arah korban. Wali kota tersebut dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka tembak yang dideritanya.
Pasca-insiden, pemerintah negara bagian Oaxaca langsung mengerahkan aparat keamanan dan berkoordinasi dengan lembaga penegak hukum untuk mengusut kasus tersebut.
Jara Cruz mengatakan telah memerintahkan Kantor Keamanan Negara Bagian memberikan dukungan penuh kepada Kantor Kejaksaan Oaxaca yang saat ini menangani proses penyelidikan.
“Saya telah menginstruksikan Kantor Keamanan Negara Bagian untuk memberikan seluruh dukungan yang diperlukan kepada Kantor Kejaksaan Oaxaca dalam penyelidikan yang sudah berjalan,” ujarnya dilansir dari Antara pada Minggu (14/6/2026).
Selain itu, satuan tugas gabungan yang melibatkan berbagai instansi keamanan juga telah diterjunkan untuk memburu para pelaku dan mengungkap motif di balik serangan mematikan tersebut.
“Sejak awal, satuan tugas lintas lembaga telah dikerahkan untuk menemukan dan menangkap para pelaku serta memastikan kejahatan ini tidak luput dari proses hukum,” kata Jara Cruz.
Hingga kini, pihak berwenang belum mengungkap identitas pelaku maupun kemungkinan motif penembakan. Proses penyelidikan masih berlangsung untuk mengumpulkan bukti dan menelusuri jaringan yang terlibat dalam aksi tersebut. (ant/saf/ham)




