Euforia IPO SpaceX Belum Tentu Menular ke RI, Ini Alasannya

bisnis.com
5 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Euforia pencatatan saham perdana perusahaan teknologi milik Elon Musk SpaceX di Bursa Nasdaq dinilai belum tentu membawa dampak besar bagi pasar modal Indonesia, khususnya sektor teknologi yang masih menghadapi tantangan fundamental.

Direktur Purwanto Asset Management Edwin Sebayang mengatakan antusiasme investor terhadap IPO SpaceX berpotensi memberikan sentimen positif jangka pendek. Namun, efek tersebut diperkirakan tidak akan langsung tecermin pada valuasi maupun arus dana ke saham teknologi Indonesia.

“SpaceX merupakan fenomena yang sangat spesifik. Investor tidak hanya membeli perusahaan roket, tetapi membeli narasi mengenai masa depan industri antariksa, satelit, AI, pertahanan, konektivitas global, hingga figur Elon Musk itu sendiri,” ujar Edwin, Minggu (14/6/2026).

Menurutnya, SpaceX memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan mayoritas perusahaan teknologi di pasar berkembang. Sebelum melantai di bursa, perusahaan tersebut telah lama dipandang sebagai salah satu aset teknologi paling strategis di dunia.

Edwin menilai spekulasi dan ekspektasi terhadap IPO SpaceX menjadi salah satu katalis utama yang menggerakkan minat investor global sepanjang 2026.

Meski demikian, kondisi tersebut belum sepenuhnya relevan dengan pasar Indonesia. Dia menilai sebagian besar emiten teknologi domestik masih dipersepsikan sebagai pengguna teknologi, bukan pengembang teknologi yang memiliki keunggulan kompetitif di tingkat global.

Baca Juga

  • Elon Musk Jadi Triliuner Pertama Dunia usai SpaceX Go Public
  • Potret Kontras Saham Teknologi Indonesia ketika IPO SpaceX Pecahkan Rekor
  • IPO SpaceX hingga OpenAI Berisiko Sedot Likuiditas Pasar Kripto

Investor global, lanjutnya, cenderung memberikan valuasi premium kepada perusahaan seperti SpaceX, Nvidia, OpenAI, atau Palantir karena memiliki teknologi yang sulit ditiru dan pasar yang berskala internasional.

Sebaliknya, sebagian besar emiten teknologi Indonesia masih bertumpu pada bisnis e-commerce, fintech, platform digital, dan layanan internet yang kinerjanya sangat dipengaruhi kondisi ekonomi domestik.

“Karena itu saya melihat euforia SpaceX mungkin hanya memberikan efek psikologis jangka pendek terhadap sektor teknologi Indonesia, tetapi belum cukup kuat untuk menciptakan rerating besar seperti yang terjadi pada era 2020–2021,” tutur Edwin.

Meski begitu, dia menilai prospek IPO sektor teknologi di Indonesia belum berakhir. Saat ini, pasar hanya memasuki fase transisi setelah investor mengubah fokus dari pertumbuhan agresif menuju profitabilitas dan efisiensi bisnis.

Menurut Edwin, investor kini lebih selektif dalam menilai perusahaan teknologi, dengan perhatian yang lebih besar terhadap kemampuan menghasilkan laba, arus kas positif, tingkat pengembalian ekuitas (ROE), serta kejelasan model bisnis.

“Era IPO teknologi yang hanya menjual cerita pertumbuhan mungkin sudah berakhir, tetapi era IPO teknologi yang memiliki model bisnis sehat justru baru akan dimulai,” ucapnya.

Perubahan preferensi investor tersebut menunjukkan bahwa peluang pendanaan melalui pasar modal masih terbuka bagi perusahaan teknologi Indonesia. Namun, perusahaan dituntut untuk membuktikan kemampuan menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan dan menghasilkan keuntungan, bukan sekadar menawarkan narasi ekspansi.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Usai Dipenjara akibat Siasat Palsu Demi Nikahi WNI, Pria Malaysia Ini Resmi Diusir dari Indonesia
• 5 jam lalurealita.co
thumb
Segera Ketemu! Ini yang Bakal Dibahas Ruben Onsu dan Sarwendah
• 9 jam laluviva.co.id
thumb
Di Bawah Flyover Tomang, Sekolah Gratis Ini Bertahan 17 Tahun: Kisah Kak Uli Mengajar Tanpa Pamrih
• 2 jam lalukompas.com
thumb
Berprestasi! Bupati Rudy Susmanto Raih Penghargaan Disway Top Regional Leader Awards 2026
• 7 jam laludisway.id
thumb
Haji Asal Bengkulu Wafat di Jeddah Usai Dirawat Intensif
• 23 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.