VIVA – Timnas Spanyol memulai petualangan mereka di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi debutan Tanjung Verde pada laga Grup H yang digelar di Atlanta, Amerika Serikat. Di atas kertas, duel ini tampak timpang. Satu sisi adalah raksasa sepak bola Eropa, sementara sisi lainnya merupakan negara kepulauan kecil yang baru pertama kali mencicipi panggung terbesar sepak bola dunia.
Namun, perhatian publik justru tak hanya tertuju pada peluang kemenangan La Roja, melainkan juga kondisi bintang muda mereka, Lamine Yamal. Pemain sensasional yang menjadi ikon baru sepak bola Spanyol itu masih diragukan tampil pada laga pembuka.
Spanyol datang ke Amerika Utara dengan status mentereng. Setelah menjuarai Euro 2024, pasukan Luis de la Fuente menjelma menjadi salah satu kandidat kuat peraih trofi Piala Dunia 2026.
Keberhasilan di Jerman dua tahun lalu menjadi penanda kebangkitan Spanyol setelah sempat mengalami masa sulit di Piala Dunia. Sejak mengangkat trofi dunia pada 2010, mereka gagal berbicara banyak dengan tersingkir di fase grup pada 2014 serta kandas di babak 16 besar pada 2018 dan 2022.
Kini, generasi baru yang dihuni nama-nama seperti Pedri, Gavi, Ferran Torres, hingga Lamine Yamal membuat optimisme publik kembali membuncah. Statistik pun mendukung. Spanyol tercatat belum terkalahkan dalam 30 pertandingan sejak dikalahkan Kolombia pada laga persahabatan Maret 2024.
Berdasarkan simulasi superkomputer Opta, Spanyol menjadi favorit juara Piala Dunia 2026 dengan peluang mencapai 15,94 persen. Angka tersebut bahkan sedikit lebih tinggi dibanding Prancis yang berada di posisi kedua.
Lamine Yamal Masih Tanda TanyaLamine Yamal diprediksi menjadi salah satu pemain paling bersinar di Piala Dunia 2026. Penampilan luar biasanya saat Euro 2024 membuat namanya melesat menjadi bintang global meski usianya masih sangat muda.
Namun, debut Yamal di Piala Dunia bisa saja tertunda. Pemain sayap Barcelona tersebut bersama Nico Williams masih dalam tahap akhir pemulihan cedera hamstring yang mereka alami pada April lalu. Meski keduanya telah kembali berlatih bersama tim sejak Kamis, pelatih Luis de la Fuente diyakini tidak ingin mengambil risiko.





