Liputan6.com, Jakarta - Kebakaran melanda kawasan padat penduduk di dekat Balai Kota Depok. Sejumlah toko semi permanen di Jalan Naming Botin, Pancoran Mas, Kota Depok, hangus terbakar dan api sempat mengancam permukiman warga, Minggu (14/6/2026).
Salah seorang saksi Ricky Juliansyah mengatakan semula melihat kepulan asap hitam saat melintas di Jalan Arif Rahman Hakim, tidak jauh dari Balai Kota Depok dan Stasiun Depok Baru.
Advertisement
Karena penasaran, Ricky mendatangi lokasi dan mendapati beberapa toko semi permanen telah dilalap api. "Saat sampai di sini, api sudah membakar beberapa ruko semi permanen," ujar Ricky.
Ricky bersama warga sempat berupaya memadamkan api menggunakan air sumur sambil menunggu petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Depok. Namun, api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan lainnya.
"Api cepat banget nyamber ke toko di sebelahnya. Yang terbakar lebih dari lima toko," kata Ricky.
Menurutnya, material kayu yang digunakan pada sejumlah bangunan membuat kobaran api cepat membesar. Petugas Damkar yang tiba di lokasi langsung berupaya mencegah api merambat ke permukiman padat penduduk.
"Kayaknya sudah ada beberapa rumah warga yang terbakar. Kejadiannya cepat, pemilik toko ada yang tidak sempat menyelamatkan barangnya," ujarnya.
Para pemilik toko hanya bisa pasrah melihat tempat usahanya hangus dilalap api. Sejumlah warga bahkan tampak menangis.
"Tadi ada beberapa orang yang menangis melihat tokonya terbakar," ucap Ricky.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Operasional Damkar Kota Depok, Tessy Haryati, mengatakan petugas masih berjibaku memadamkan api.
"Tiga mobil Damkar dan 12 personel sedang bekerja untuk memadamkan api," kata Tessy.




