Harga BBM pada dasarnya sangat dipengaruhi oleh pergerakan harga minyak dunia dan perkembangan geopolitik internasional.
IDXChannel – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mengatakan kenaikan harga Pertamax merupakan cara pemerintah dalam mencari titik keseimbangan antara keberlanjutan fiskal dan kebutuhan konsumen pengguna BBM nonsubsidi.
Dia menjelaskan, harga BBM pada dasarnya sangat dipengaruhi oleh pergerakan harga minyak dunia dan perkembangan geopolitik internasional. Dalam kondisi tersebut, pemerintah tidak mungkin terus-menerus menahan harga BBM nonsubsidi karena dapat membebani keuangan negara.
“BBM nonsubsidi ini juga tidak bisa terus ditahan karena mengikuti perkembangan harga minyak dunia. Namun pemerintah tetap memperhatikan kepentingan rakyat dalam menentukan harga yang berlaku,” kata Andre dalam sebuah diskusi publik, dikutip Minggu (14/6/2026).
Meski demikian, penyesuaian pada bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang dilakukan tetap mempertimbangkan kondisi masyarakat pengguna BBM nonsubsidi.
Di sisi lain, pemerintah tidak menaikkan harga BBM bersubsidi yang digunakan oleh mayoritas masyarakat. Pemerintah hingga saat ini tetap mempertahankan harga BBM bersubsidi sebagai bentuk komitmen untuk melindungi daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi global.
Dia memaparkan, terdapat sekitar 20–23 persen konsumsi bensin kendaraan di Indonesia saat ini berasal dari BBM nonsubsidi. Sekitar 77–80 persen masih menggunakan BBM subsidi (terutama Pertalite).
“Pemerintah tidak menaikkan harga BBM bersubsidi. Yang mengalami penyesuaian adalah BBM nonsubsidi. Ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk tetap bersama rakyat dan menjaga kebutuhan masyarakat luas,” kata Andre.
Dia kemudian mengajak masyarakat melihat persoalan harga BBM secara lebih utuh dengan mempertimbangkan kondisi global dan kebijakan perlindungan yang tetap diberikan pemerintah melalui BBM subsidi. Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan keberpihakan pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Yang terpenting adalah pemerintah tetap menjaga BBM subsidi agar tidak naik dan memastikan masyarakat tetap mendapatkan perlindungan. Kenaikan pada BBM nonsubsidi dilakukan secara terukur dan dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi nasional,” ujar Andre.
(NIA DEVIYANA)





