Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Said Abdullah: Bentuk Bakti Seorang Anak kepada Ayahnya

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

KOMPAS.com – Presiden ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri berziarah ke Makam Proklamator Republik Indonesia Ir. Soekarno di Kota Blitar, Jawa Timur, Minggu (14/6/2026).

Ziarah tersebut bagian dari rangkaian peringatan Bulan Bung Karno sekaligus peneguhan komitmen merawat warisan perjuangan Sang Proklamator.

Megawati datang didampingi jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan, pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Timur, serta anggota Fraksi PDI Perjuangan dari berbagai tingkatan.

Rangkaian ziarah diawali dengan tabur bunga dan doa bersama di pusara Bung Karno. Suasana haru menyelimuti kawasan makam saat doa-doa dipanjatkan.

Baca juga: Said Abdullah Ingatkan Ancaman El Nino hingga Bonus Demografi bagi Program Prioritas 2027

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah mengatakan, ziarah yang dilakukan Megawati memiliki makna yang lebih mendalam dan bukan sekadar agenda rutin organisasi.

"Hari ini Ibu Megawati didampingi jajaran DPP PDI Perjuangan dan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur berziarah. Ziarah ini adalah bagian dari bakti seorang anak kepada bapaknya, mendoakan beliau di pusaranya," ujar Said sebagaimana dikutip dari laman resmi PDI Perjuangan.

Menurut Ketua Badan Anggaran DPR RI itu, nilai-nilai perjuangan yang diwariskan Bung Karno menjadi sumber inspirasi bagi Megawati dalam mengabdikan diri kepada bangsa dan negara.

Salah satu cita-cita besar yang terus dijaga, kata Said, adalah mewujudkan Indonesia yang maju, sejahtera, dan berdikari sebagaimana diperjuangkan Bung Karno semasa hidupnya.

“Ibu (Megawati) ingin bangsa ini maju dan sejahtera serta berdikari sesuai dengan mimpi Bung Karno. Semangat itu terus dirawat dan diwariskan kepada seluruh kader PDI Perjuangan," katanya.

Baca juga: Soroti Rupiah Melemah, Said Abdullah Minta Pemerintah Tak Rilis Kebijakan Prematur di RAPBN 2027

Bagi PDI Perjuangan, Bulan Bung Karno bukan sekadar momentum mengenang sejarah. Bulan Juni juga menjadi ruang refleksi untuk terus menghidupkan gagasan, pemikiran, dan nilai-nilai perjuangan Bung Karno dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Usai berziarah, Megawati dijadwalkan melanjutkan rangkaian kegiatan di Kota Blitar. Salah satu agenda utamanya adalah peresmian hasil renovasi Istana Gebang pada Senin (15/6/2026).

Rumah masa kecil Bung Karno itu memiliki nilai historis penting dalam perjalanan hidup Sang Proklamator.

Menurut Said, renovasi Istana Gebang merupakan bentuk penghormatan terhadap jejak sejarah sekaligus upaya menjaga warisan kebangsaan bagi generasi mendatang.

“Renovasi itu merupakan hasil gotong royong seluruh pengurus dan kader PDI Perjuangan," tuturnya.

Baca juga: Mesra di Hari Lahir Pancasila, Said Abdullah Ungkap 3 Rahasia Awetnya Hubungan Megawati dan Prabowo

Ia menjelaskan, proses renovasi dilakukan secara swadaya melalui semangat gotong royong kader PDI Perjuangan di Jawa Timur. Total dana yang dihimpun untuk pembenahan situs bersejarah tersebut mencapai sekitar Rp 4,1 miliar.

Menurut Said, semangat gotong royong yang melandasi renovasi Istana Gebang merupakan wujud nyata menjalankan ajaran Bung Karno sekaligus bentuk tanggung jawab moral untuk menjaga jejak sejarah bangsa.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Gotong royong adalah ajaran Bung Karno yang terus kami pegang. Apa yang dilakukan untuk Istana Gebang merupakan bentuk penghormatan sekaligus tanggung jawab moral untuk menjaga warisan sejarah bangsa," ucap dia.

Peresmian Istana Gebang diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat fungsi rumah bersejarah tersebut sebagai ruang edukasi, kebudayaan, serta pembelajaran bagi generasi muda mengenai perjalanan hidup dan pemikiran Bung Karno.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Horor! Mayat Membusuk Ditemukan Dekat Markas Pelatihan Iran Jelang Piala Dunia
• 5 jam lalumedcom.id
thumb
Geger! Ruben Onsu Mulai Terang-terangan Sindir Giorgio Antonio, Singgung Lokasi Syuting Iklan Kekasih Sarwendah
• 9 jam laluviva.co.id
thumb
Drone Ukraina Serang Wilayah Rusia, Satu Orang Tewas dan Fasilitas Minyak Terbakar
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Kenaikan Harga Pertamax Berisiko Memicu Pembengkakan Fiskal
• 18 jam laluidxchannel.com
thumb
Menteri Ekonomi Kreatif Menyatakan Yogyakarta Menjadi Panutan Pengembangan Ekonomi Kreatif Nasional
• 20 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.