AI Bisa Jadi Guru di Dunia Kerja

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) semakin banyak dimanfaatkan di dunia kerja. Jika sebelumnya teknologi ini identik dengan chatbot atau otomatisasi tugas, kini AI mulai mengambil peran baru sebagai pelatih atau mentor dalam pengembangan keterampilan karyawan.

Salah satu bidang yang mulai banyak memanfaatkan AI adalah pembelajaran bahasa Inggris. Kemampuan berkomunikasi dalam bahasa asing kini menjadi kebutuhan penting, terutama di industri yang memiliki interaksi lintas negara dan melibatkan mitra global.

Baca Juga :
TV AI Makin Cerdas, Kini Bisa Bedakan Suara Pengguna
Tunjangan Guru Non ASN Naik, DPR Ingatkan Pemerintah soal Sarana-Prasarana Pendidikan

Di sektor jasa keuangan misalnya, kemampuan bahasa Inggris tak lagi sekadar nilai tambah. Karyawan kini dituntut mampu menyampaikan ide, melakukan presentasi, hingga berkomunikasi secara efektif dalam forum bisnis internasional.

Namun, tantangan yang sering muncul bukan hanya soal penguasaan bahasa, melainkan juga kepercayaan diri saat berbicara. Banyak profesional memiliki kemampuan teknis yang mumpuni, tetapi kesulitan menyampaikannya dalam bahasa Inggris secara lancar.

Melihat kebutuhan tersebut, platform pelatihan bahasa Inggris berbasis AI, ELSA Business, menjalin kerja sama strategis dengan Bank Danamon untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris karyawan.

Program ini akan melibatkan sekitar seribu karyawan Danamon dari berbagai wilayah. Pembelajaran dilakukan menggunakan teknologi AI Learning Agent yang mampu menyesuaikan materi berdasarkan profil dan kebutuhan masing-masing peserta.

Berbeda dengan metode e-learning konvensional, sistem ini memanfaatkan AI coach dan skenario dunia kerja nyata atau real-world scenario. Dengan pendekatan roleplay, peserta dapat berlatih menghadapi situasi yang umum terjadi dalam pekerjaan sehari-hari.

Sebagai contoh, karyawan dapat berlatih melakukan presentasi bisnis, berdiskusi dengan rekan kerja internasional, atau menghadapi pertemuan dengan mitra global melalui simulasi berbasis AI.

Selain menghadirkan pengalaman belajar yang lebih personal, platform ini juga memungkinkan perusahaan memantau perkembangan peserta secara real-time melalui dashboard analitik.

“Teknologi AI Learning Agent yang dipersonalisasi sesuai kebutuhan organisasi mampu mengukur proses pembelajaran karyawan, sehingga hasil tersebut dapat memberikan dampak nyata terhadap kualitas layanan dan pertumbuhan bisnis Danamon di tengah industri jasa keuangan yang terus berkembang," ujar Country Director ELSA Business Indonesia, Yasser Muhammad Syaiful, dikutip Minggu 14 Juni 2026.

Baca Juga :
Daftar Sektor Paling Banyak Buka Lowongan Kerja di Era AI, Pariwisata hingga Kesehatan Paling Diburu
Dari Tiket Digital hingga Female Seat Map, Begini Evolusi Teknologi KAI
Mengenal Teknologi Terbaru Layar Lebar, dari IMAX hingga Macro XE

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Situ Bahar Depok Menghitam dan Bau Diduga Tercemar Limbah, DLHK Bergerak
• 6 jam laludetik.com
thumb
Ini Harga Tiket Jakarta Fair 2026
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kenaikan Harga Pertamax Berisiko Memicu Pembengkakan Fiskal
• 20 jam laluidxchannel.com
thumb
Pilu di Balik Kronologi Pasutri Lansia Tercebur ke Gorong-gorong di Surabaya, Suami Menangis Tahu Istrinya Tewas
• 6 jam lalugrid.id
thumb
20 Ribu Seniman Semarakkan Pesta Kesenian Bali 2026
• 18 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.