Catat! Beberapa Ruas Jalan yang Akan Dilintasi Presiden Jerman di Jakarta, Siap-siap Ditutup Sementara

viva.co.id
14 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengamankan kunjungan kenegaraan Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier di Jakarta pada Senin 15 Juni 2026.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin menjelaskan, pihaknya akan melakukan pengaturan arus lalu lintas secara situasional demi kelancaran agenda kenegaraan tersebut.

Baca Juga :
Soroti Kasus Bea Cukai, Gus Lilur: Pembantu Presiden Harus Benar-benar Membantu Presiden
Julian Nagelsmann Bawa Kabar Baik Jelang Timnas Jerman Hadapi Curacao di Piala Dunia 2026

"Mohon maklum beberapa ruas jalan mungkin akan lebih padat dari biasanya," katanya.

Ruas jalan yang akan dilalui rombongan tamu negara antara lain Jalan Halim Perdanakusuma, MT Haryono, Gatot Subroto, Asia Afrika, Jenderal Sudirman-Thamrin, Medan Merdeka Barat, Medan Merdeka Utara, Garnisun Dalam, Prof Dr Satrio, dan Jalan Perwira.

Komarudin menjelaskan bahwa berdasarkan jadwal yang diterima, rombongan kepresidenan Jerman akan memulai agenda sejak pagi hari dan diperkirakan bertolak kembali pada sore hari.

"Rombongan dijadwalkan datang pagi hari pukul 08.00 WIB, dan sekitar pukul 17.00 WIB sudah kembali," ujarnya.

Meski demikian, Komarudin memastikan penutupan jalan tidak dilakukan sepanjang hari. Rekayasa lalu lintas hanya bersifat sementara saat iring-iringan kendaraan Presiden Jerman melintas.

"Penutupan jalan hanya akan dilakukan saat rangkaian kebesaran melintas," katanya.

Komarudin mengimbau kepada para pengguna jalan, khususnya di kawasan Jakarta Pusat dan jalur-jalur yang menjadi perlintasan utama, untuk mencari rute alternatif guna menghindari potensi kepadatan.

"Masyarakat diminta untuk tetap tertib dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran bersama," ucapnya.

Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Republik Indonesia pada 15 Juni dengan membawa agenda besar penguatan kerja sama bilateral, ungkap Duta Besar Jerman untuk Indonesia Ralf Beste.

“Kami berkomitmen untuk menjadi mitra jangka panjang dengan Indonesia yang siap mengatasi tantangan masa depan bersama,” kata Beste dalam konferensi pers di Kedutaan Besar Jerman di Jakarta, Jumat 12 Juni 2026.

“Pesan utama dari kunjungan ini jelas: Jerman adalah mitra yang kuat dan dapat diandalkan bagi Indonesia,” katanya, menambahkan.

Ia menjelaskan bahwa kunjungan Presiden Steinmeier dilandasi dengan keinginan Jerman menguatkan kemitraan dengan negara-negara berkembang yang kuat, seperti Indonesia. (Ant)

Baca Juga :
Polda Metro Gerebek Tempat Judi Berkedok Arena Game Anak di Jakbar-Jakut
Presiden Jerman Bakal Lawatan ke Indonesia 15 Juni 2026
Pemerintah Bakal Revitalisasi 71.744 Sekolah, Target Buka 1,1 Juta Lapangan Kerja

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kasus 3 WNI Dianiaya di Malaysia, Menteri P2MI Minta Pekerja Migran Gunakan Jalur Resmi
• 6 jam lalukompas.com
thumb
Prabowo Ajak Jerman Investasi di Hilirisasi, Kendaraan Listrik hingga Mineral Kritis Indonesia
• 3 jam laludisway.id
thumb
Pria di Kemayoran Tewas Ditusuk Tetangga, Motifnya Dipicu Dendam
• 49 menit lalukumparan.com
thumb
Sambut Liburan Musim Panas, Hong Kong International Dragon Boat Races 2026 Kembali Digelar
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kemensos Puji Mas Dhito, SMA Dharma Wanita 1 Pare Ranking 1 Lolos PTN di Kediri
• 22 jam laluberitajatim.com
Berhasil disimpan.