Trump Umumkan Perjanjian Gencatan Senjata AS-Iran

metrotvnews.com
7 jam lalu
Cover Berita

Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan AS dan Iran sepakat mencapai gencatan senjata.

Menurut Presiden Trump kesepakatan ini membuka jalan bagi pembicaraan lebih lanjut yang pada akhirnya dapat mengakhiri perang selama berbulan-bulan yang telah menewaskan ribuan orang dan mengguncang ekonomi global.

“Kesepakatan dengan Republik Islam Iran kini telah selesai. Selamat kepada semua!” katanya dalam sebuah unggahan di media sosial, seperti dikutip dari The New York Times, Senin 15 Juni 2026.

Sementara Wakil menteri luar negeri Iran, Kazem Gharibabadi mengatakan bahwa Iran dan Amerika Serikat berencana untuk secara resmi menandatangani perjanjian tersebut pada Jumat di Jenewa. Gharibabdi mengonfirmasi jadwal yang ditetapkan oleh Pakistan, mediator utama dalam pembicaraan tersebut.

Trump mengatakan bahwa kesepakatan itu akan membuka kembali Selat Hormuz, jalur air yang vital secara ekonomi, dan bahwa ia telah mengizinkan “penghapusan segera blokade Angkatan Laut Amerika Serikat” di pelabuhan-pelabuhan Iran.

“Kapal-kapal Dunia, nyalakan mesin Anda,” tulisnya. “Biarkan minyak mengalir!”

Teks perjanjian tersebut tidak segera dirilis. Namun, unggahan Trump selaras dengan apa yang sebelumnya dikatakan oleh pejabat Amerika dan Iran tentang isi perjanjian awal. Kesepakatan itu akan mencakup gencatan senjata selama 60 hari, kata para pejabat tersebut.

Kedua pihak telah berupaya menggambarkan perjanjian tersebut sebagai kemenangan diplomatik setelah hampir empat bulan perang. Namun, beberapa isu paling pelik—termasuk nasib program nuklir Iran, dan pencabutan sanksi untuk Teheran—tetap belum terselesaikan dan telah ditunda ke putaran negosiasi selanjutnya.

Shehbaz Sharif, perdana menteri Pakistan, yang telah menjadi mediator kunci dalam perundingan perdamaian, mengatakan di media sosial bahwa "upacara penandatanganan resmi akan diadakan pada hari Jumat, 19 Juni, di Swiss." Dia tidak mengatakan apakah perjanjian tersebut telah ditandatangani secara elektronik, seperti yang diharapkan.

Penandatanganan -,yang pernah dikatakan Trump akan terjadi pada hari Minggu, ulang tahunnya yang ke-80,- tampaknya berisiko pada awal hari itu. Israel membombardir pinggiran selatan Beirut sebagai balasan atas serangan roket dari Hizbullah, kelompok militan Lebanon yang didukung Iran, yang membuat Trump marah.

Ia mengatakan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dari Israel telah menunjukkan "tidak ada pertimbangan" dalam melakukan serangan tersebut.

“Kita sangat dekat dengan kesepakatan yang akan membawa perdamaian ke kawasan ini, termasuk ke Lebanon, dan semua pihak harus menghentikan konflik,” tulis Trump di media sosial.

Serangkaian negosiasi menit-menit terakhir, yang dipimpin oleh Qatar, meredakan ketegangan, dan kesepakatan akhir tampaknya tercapai pada larut malam Minggu di Teheran.

Namun, pertanyaan yang masih belum terjawab adalah nasib program nuklir Iran, yang mana kedua negara belum menunjukkan banyak kemauan untuk berkompromi. Para pejabat sebelumnya mengatakan kedua pihak akan mengadakan negosiasi terperinci mengenai program tersebut, dan mengenai pencabutan sanksi AS terhadap Iran, selama gencatan senjata 60 hari.

Lebanon bisa menjadi batu sandungan lain. Iran menginginkan kesepakatan perdamaian yang lebih luas untuk memaksa Israel mengakhiri serangannya yang menargetkan Hizbullah, yang telah menewaskan lebih dari 3.500 orang, dan agar militer Israel menarik diri dari wilayah Lebanon.

Israel, yang tidak terlibat langsung dalam negosiasi AS-Iran, telah menyatakan akan terus menyerang jika Hizbullah menyerang wilayahnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
GAMKI Dukung Pengesahan UU Polri, Perkuat Transformasi Lembaga dan Pelayanan Masyarakat
• 2 jam lalujpnn.com
thumb
Hillsong Worship Gelar Konser di Surabaya 11 September 2026
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Penyaluran Bansos Gunakan Teknologi Digital, Penerima Diverifikasi lewat Pengenalan Wajah
• 20 jam laluidxchannel.com
thumb
Kemendagri Sebut Transformasi BUMD sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah
• 21 jam lalurctiplus.com
thumb
Sambut Liburan Musim Panas, Hong Kong International Dragon Boat Races 2026 Kembali Digelar
• 5 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.