Nasib Ribuan Motor Listrik MBG Rp 1 Triliun: Mangkrak di Gudang Sentul, Vendornya Jadi Tersangka

kompas.com
14 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Ribuan sepeda motor listrik berlogo Badan Gizi Nasional (BGN) masih berjajar rapi di sebuah gudang kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kendaraan yang semula dirancang untuk mendukung distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) itu hingga kini belum juga digunakan.

Pasalnya, kendaraan tersebut terseret kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG yang kini tengah diusut Kejaksaan Agung (Kejagung).

Lantas bagaimana nasib ribuan motor listrik yang terbengkalai itu nantinya?

Tak akan disita Kejagung

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus) Kejagung Syarief Sulaeman Nahdi memastikan pihaknya tidak akan menyita motor listrik tersebut.

Baca juga: Kejagung Tak Akan Sita Motor Listrik BGN yang Terbengkalai di Sentul, Ini Alasannya

Menurutnya, penyidik tidak membutuhkan seluruh unit motor listrik sebagai barang bukti dalam perkara korupsi MBG.

Menurut dia, fokus penyidikan saat ini bukan pada keberadaan fisik seluruh kendaraan, melainkan pada proses pengadaan yang diduga mengandung unsur tindak pidana korupsi.

"Tidak harus semua menjadi barang bukti. Apalagi ini merupakan pelayanan ya, kami tidak akan melakukan penyitaan terhadap seluruh barang bukti sepeda motor," kata Syarief dalam konferensi pers, Jumat (12/6/2026).

Ia menjelaskan, penyidik hanya memerlukan barang bukti yang dapat menggambarkan proses pengadaan kendaraan listrik tersebut.

"Kami hanya membutuhkan jejak-jejak langkah pengadaan ini, sehingga tidak perlu semua motor itu akan dilakukan penyitaan," lanjut dia.

Baca juga: Kejagung: Ribuan Motor Listrik Terbengkalai di Sentul terkait Korupsi MBG

Dipastikan berkaitan korupsi MBG

Bersamaan dengan itu, Syarief memastikan motor-motor listrik tersebut memang menjadi bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG.

Pernyataan itu sekaligus menjawab berbagai spekulasi mengenai nasib ribuan motor listrik yang saat ini masih tersimpan di gudang, setelah proyek pengadaannya terseret perkara korupsi.

"Betul memang, motor itu seperti yang disebutkan tadi di salah satu gudang ya, di kawasan Jawa Barat ya, Sentul. Betul, itu salah satu tempat gudang motor yang sekarang ini berada," ujar Syarief.

Penyedia motor listrik jadi tersangka

KOMPAS.com/NICHOLAS RYAN ADITYA Komisaris PT YAT, Andri Mulyono atau AM (tertunduk lesu) dalam mobil tahanan Kejaksaan Agung usai ditetapkan tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN) periode 2025-2026, Jumat (12/6/2026).

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Dalam pengembangan perkara, Kejagung telah menetapkan Komisaris PT YAT sekaligus pengendali perusahaan tersebut, Andri Mulyono (AM), sebagai tersangka.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Purbaya Usulkan Pagu Indikatif Kemenkeu di 2027 Sebesar Rp49,8 Triliun, Ini Peruntukannya
• 7 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Viral Video Pengunjung Dog Cafe Diduga Lecehkan Anjing, Polisi Turun Tangan
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
PIK 2 (PANI) Berencana Gelar Private Placement, Incar Dana Segar Rp 498 Miliar
• 5 jam lalukatadata.co.id
thumb
Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati di Malang Naik Penyidikan
• 3 jam laluberitajatim.com
thumb
Masuk Ancol hingga Ragunan Gratis saat HUT ke-499 Jakarta, Catat Tanggalnya!
• 17 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.