Kali ini, smartphone flagship generasi berikutnya dari Xiaomi dilaporkan telah muncul di database GSMA dengan codename "madrid", mengindikasikan bahwa perangkat tersebut semakin dekat menuju tahap sertifikasi dan peluncuran resmi.
Kemunculan perangkat di database GSMA biasanya menjadi salah satu tanda awal bahwa produsen tengah mempersiapkan peluncuran komersial.
Menariknya, perangkat dengan codename "madrid" tidak hanya terdeteksi untuk pasar China, tetapi juga telah memiliki nomor model untuk wilayah global, India, dan Jepang.
Dikutip dari laporan situs GizmoChina, temuan ini memunculkan spekulasi bahwa Xiaomi tengah menyiapkan strategi peluncuran yang lebih luas dibanding generasi sebelumnya.
Xiaomi 18 Terlihat di Database GSMA Berdasarkan informasi yang beredar, perangkat dengan codename "madrid" muncul dengan sejumlah nomor model berbeda untuk tiap wilayah pemasaran.
Model tersebut mencakup varian China, India, Jepang, dan Global. Kehadiran beberapa varian regional sekaligus menunjukkan bahwa Xiaomi kemungkinan tidak hanya menyiapkan perangkat untuk pasar domestik China, tetapi juga pasar internasional sejak tahap awal pengembangan.
Secara historis, lini flagship bernomor Xiaomi biasanya memulai debut di China sebelum diperkenalkan ke pasar global beberapa bulan kemudian. Namun kemunculan beberapa nomor model internasional sejak awal bisa menjadi indikasi perubahan strategi distribusi.
Meski perangkat tersebut diyakini berasal dari keluarga Xiaomi 18, identitas pastinya masih belum sepenuhnya jelas.
Menurut laporan yang mengacu pada informasi Mi Code, Xiaomi diduga melakukan perubahan pada sistem penamaan internal model flagship mereka. Hal ini membuat munculnya perdebatan apakah codename "madrid" mengacu pada Xiaomi 18 reguler atau justru Xiaomi 18 Pro.
Pada pola penamaan sebelumnya, posisi model tertentu biasanya digunakan untuk membedakan varian reguler dan Pro. Namun bocoran terbaru menunjukkan Xiaomi mungkin sedang merombak struktur internal tersebut.
Spekulasi lain yang berkembang menyebut Xiaomi kemungkinan tidak akan menghadirkan varian Ultra pada lini Xiaomi 18 tahun ini karena pertimbangan biaya produksi. Jika rumor tersebut benar, struktur produk dalam keluarga Xiaomi 18 berpotensi berubah dibanding generasi sebelumnya.
Karena itu, untuk saat ini perangkat dengan codename "madrid" lebih aman disebut sebagai bagian dari seri Xiaomi 18 hingga nama komersial resminya diumumkan.
Petunjuk Peluncuran pada November 2026 Salah satu detail menarik datang dari nomor model yang terdeteksi. Perangkat tersebut menggunakan awalan angka "2611", yang menurut pola penamaan Xiaomi selama ini sering kali berkaitan dengan target waktu peluncuran.
Jika pola tersebut masih digunakan, angka tersebut mengarah pada kemungkinan debut sekitar November 2026 atau kuartal keempat tahun ini.
Informasi ini sedikit berbeda dengan rumor sebelumnya yang menyebut Xiaomi 18 bakal diperkenalkan pada September 2026. Kehadiran nomor model baru membuka kemungkinan bahwa jadwal peluncuran mengalami penyesuaian atau bahkan mundur beberapa bulan.
Jika benar meluncur pada kuartal keempat, Xiaomi akan memiliki waktu lebih panjang untuk mematangkan perangkat lunak HyperOS generasi berikutnya serta mengoptimalkan dukungan teknologi terbaru yang akan digunakan.
Snapdragon Generasi Baru dan RAM LPDDR6 Meski Xiaomi belum mengonfirmasi spesifikasi resmi, sejumlah bocoran menyebut seri Xiaomi 18 akan ditenagai chipset flagship terbaru Qualcomm.
Perangkat ini diperkirakan menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro, yang disebut-sebut menjadi penerus langsung platform premium Android saat ini.
Selain itu, Xiaomi 18 juga dirumorkan akan menjadi salah satu smartphone pertama yang mengadopsi memori LPDDR6. Teknologi tersebut diperkirakan menawarkan peningkatan bandwidth, efisiensi daya, serta performa pemrosesan AI yang lebih baik dibanding generasi sebelumnya.
Jika bocoran tersebut akurat, Xiaomi 18 berpotensi menjadi salah satu flagship Android dengan performa paling tinggi saat diluncurkan nanti.
Selain performa, ukuran perangkat juga menjadi perhatian. Bocoran yang beredar mengindikasikan Xiaomi akan tetap mempertahankan identitasnya sebagai smartphone flagship berukuran relatif kompak. Perangkat ini disebut bakal mengusung layar di kisaran 6,3 hingga 6,4 inci.
Ukuran tersebut lebih kecil dibanding mayoritas smartphone flagship modern yang kini banyak menggunakan panel 6,7 inci atau lebih besar.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




