Washington (ANTARA) - Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance menyebut kesepakatan damai Amerika Serikat dengan Iran mencantumkan jaminan bahwa Teheran tak akan pernah memiliki senjata nuklir.
"Hal itu berarti Iran tak akan pernah memiliki senjata nuklir dan tidak berkeinginan bersenjata nuklir, serta mencoba pengadaan atau membelinya pun tak akan boleh. Hal ini tercantum dalam kesepakatan damai," kata Vance kepada Fox News.
Wapres AS memastikan Washington akan mengawasi kepatuhan Iran terhadap kesepakatan damai tersebut, tetapi ia tak merinci apa yang Teheran akan dapatkan sebagai imbal balik.
"Ada pendekatan di mana kita akan memverifikasinya dan di mana ada keuntungan konkret bagi Iran jika mereka memenuhi kewajiban mereka," kata dia.
Dia menambahkan bahwa kepatuhan Iran terhadap kesepakatan damai akan memicu transformasi mendasar bagi Timur Tengah untuk masa 50 tahun ke depan, dan menjadikan kawasan tersebut semakin ramah bagi investasi.
Sumber: Sputnik-OANA
Baca juga: Iran pastikan nota kesepahaman dengan AS selesai, siap diteken 19 Juni
"Hal itu berarti Iran tak akan pernah memiliki senjata nuklir dan tidak berkeinginan bersenjata nuklir, serta mencoba pengadaan atau membelinya pun tak akan boleh. Hal ini tercantum dalam kesepakatan damai," kata Vance kepada Fox News.
Wapres AS memastikan Washington akan mengawasi kepatuhan Iran terhadap kesepakatan damai tersebut, tetapi ia tak merinci apa yang Teheran akan dapatkan sebagai imbal balik.
"Ada pendekatan di mana kita akan memverifikasinya dan di mana ada keuntungan konkret bagi Iran jika mereka memenuhi kewajiban mereka," kata dia.
Dia menambahkan bahwa kepatuhan Iran terhadap kesepakatan damai akan memicu transformasi mendasar bagi Timur Tengah untuk masa 50 tahun ke depan, dan menjadikan kawasan tersebut semakin ramah bagi investasi.
Sumber: Sputnik-OANA
Baca juga: Iran pastikan nota kesepahaman dengan AS selesai, siap diteken 19 Juni





