New York: Indeks saham berjangka Amerika Serikat (AS) pada Wall Street naik tajam pada Minggu malam setelah Washington dan Teheran mengkonfirmasi mereka telah mencapai kesepakatan damai untuk mengakhiri perang dan membuka kembali jalur pelayaran utama di Timur Tengah.
Fokus minggu ini sepenuhnya tertuju pada pertemuan Federal Reserve, di mana bank sentral diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tetap stabil.
Mengutip Investing.com, Senin, 15 Juni 2026, kontrak berjangka S&P 500 naik 0,8 persen menjadi 7.557,75 poin. Kontrak berjangka Nasdaq 100 naik 1,3 persen menjadi 30.337,74 poin, sementara kontrak berjangka Dow Jones naik 0,6 persen menjadi 51.917,0 poin.
Harga berjangka naik setelah sesi Jumat yang kuat di Wall Street, di mana SpaceX melonjak pada sesi debutnya.
Baca juga: Wall Street Melonjak Usai Trump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Tercapai AS-Iran sepakat berdamai
Presiden AS Donald Trump mengatakan kesepakatan damai dengan Iran kini telah selesai, dan Selat Hormuz akan dibuka kembali dalam beberapa hari mendatang.
Secara terpisah, Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi mengkonfirmasi di televisi pemerintah bahwa nota kesepahaman dengan Washington telah diselesaikan, dan akan ditandatangani secara resmi pada Jumat mendatang di Swiss.
Rincian kesepakatan itu belum jelas, meskipun setidaknya diharapkan akan mendorong pembukaan kembali Selat Hormuz dan mencabut blokade angkatan laut AS terhadap Iran.
Apakah Iran telah setuju untuk menghentikan aktivitas nuklirnya, yang merupakan tuntutan utama dari Washington, juga masih belum jelas.
Meskipun demikian, kesepakatan damai ini diharapkan dapat membantu mengurangi sebagian tekanan pada ekonomi global akibat perselisihan geopolitik yang berkelanjutan di Timur Tengah. Perang AS-Israel terhadap Iran dimulai pada akhir Februari dan telah memicu gangguan luas di pasar energi dan aktivitas pengiriman.
(Ilustrasi Wall Street. Foto: iStock)
Ditopang pemangkasan suku bunga Fed hingga lonjakan saham SpaceX
Wall Street telah menguat berdasarkan gagasan ini minggu lalu, karena pasar bertaruh pendinginan pasar energi akan membantu menurunkan inflasi dan membuka jalan menuju pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve. Wall Street juga menguat seiring lonjakan saham SpaceX pada debut perdagangannya; Fed masih menunggu keputusan.
Indeks Wall Street ditutup lebih tinggi pada perdagangan Jumat di tengah spekulasi yang terus berlanjut mengenai kesepakatan perdamaian Iran, sementara SpaceX juga naik tajam setelah penawaran umum perdana (IPO) yang sukses.
Indeks S&P 500 pada perdagangan Jumat, 12 Juni 2026, naik 0,5 persen, Nasdaq Composite bertambah 0,3 persen, dan Dow Jones Industrial Average naik 0,7 persen.
Saham SpaceX melonjak lebih dari 19 persen pada debut perdagangannya, ditutup dengan kapitalisasi pasar sekitar USD2 triliun. Perusahaan tersebut mengumpulkan USD75 miliar dalam IPO terbesar dalam sejarah AS.
Debut gemilang perusahaan roket tersebut di pasar publik menjadikan CEO Elon Musk sebagai triliuner pertama di dunia. Fokus minggu ini sepenuhnya tertuju pada pertemuan The Fed , dengan bank sentral diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah.
Pertemuan ini adalah yang pertama di bawah kepemimpinan Ketua baru Kevin Warsh, dan akan dipantau secara cermat untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai arah suku bunga dalam beberapa bulan mendatang.
Lonjakan inflasi baru-baru ini yang dipicu oleh sektor energi, ditambah dengan tanda-tanda pasar kerja yang kuat, semakin memperkuat alasan bagi The Fed untuk mempertahankan suku bunga lebih lama.




