Pantau - Kesepakatan final antara Iran dan Amerika Serikat dilaporkan akan disahkan melalui resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa setelah nota kesepahaman kedua negara dijadwalkan ditandatangani di Swiss pada 19 Juni 2026.
Rancangan Nota Kesepahaman Ungkap Mekanisme PengesahanLaporan kantor berita Iran, Mehr, yang mengutip rancangan nota kesepahaman menyebut pengesahan perjanjian akan dilakukan melalui Dewan Keamanan PBB sebagai bagian dari implementasi kesepakatan damai antara Teheran dan Washington.
“Kesepakatan final akan disahkan melalui resolusi Dewan Keamanan PBB,” tulis Mehr dalam kutipan rancangan nota kesepahaman tersebut.
Sebelumnya, Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi memastikan bahwa nota kesepahaman antara Iran dan Amerika Serikat telah dirampungkan dan dijadwalkan ditandatangani di Swiss pada Jumat, 19 Juni.
Memuat Komitmen Kedaulatan dan Selat HormuzBerdasarkan rancangan dokumen tersebut, Amerika Serikat disebut berkomitmen untuk tidak mencampuri urusan dalam negeri Iran serta menghormati kedaulatan Republik Islam Iran.
Rancangan itu juga mengatur bahwa pembukaan kembali Selat Hormuz baru akan dilakukan dalam waktu 30 hari setelah nota kesepahaman resmi ditandatangani oleh kedua belah pihak.




