jpnn.com, JAKARTA - Brawijaya Hospital menghadirkan kembali empat layanan kesehatan unggulan berbasis Center of Excellence (CoE) sebagai bagian dari komitmen menghadirkan pelayanan kesehatan yang komprehensif dan modern.
Inovasi itu ditujukan untuk memberikan standar pelayanan internasional bagi seluruh masyarakat Indonesia.
BACA JUGA: Brawijaya Hospital Punya Layanan Baru, dari Jantung hingga Regenerative Medicine
Adapun empat pusat layanan unggulan tersebut meliputi BraveHeart Center, Orthopedic Center Brawijaya, Jakarta Gynecology Center (JGC), dan Benih IVF Center.
Kehadiran empat Center of Excellence tersebut menjadi langkah strategis Brawijaya Hospital dalam menjawab tantangan layanan kesehatan spesialistik yang kian kompleks.
BACA JUGA: Brawijaya Hospital Depok Luncurkan Layanan Baru Kids Journey
Pihak rumah sakit mengedepankan pendekatan pelayanan terintegrasi guna memastikan efektivitas penanganan medis.
Selain integrasi layanan, pusat unggulan itu juga mengandalkan pemanfaatan teknologi modern serta dukungan penuh dari tim medis multidisiplin.
BACA JUGA: Brawijaya Hospital Saharjo Memiliki Layanan Terpadu BraveHeart
Inisiatif Brawijaya Hospital itu mendapat apresiasi dari tokoh nasional Sandiaga Salahuddin Uno.
Sandiaga menyatakan dukungannya terhadap ketersediaan fasilitas kesehatan yang mampu memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat di dalam negeri.
“Saya senang melihat Brawijaya Hospital menghadirkan berbagai layanan unggulan untuk memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat," kata Sandiaga Uno di Jakarta, baru-baru ini.
Lebih lanjut, dia menekankan kualitas pelayanan menjadi kunci utama dalam fasilitas kesehatan tersebut.
Oleh karena itu, politikus Patai PPP itu mengapresiasi kehadiran teknologi modern, para dokter dan tenaga medis yang telah berpengalaman di bidangnya masing-masing.
“Be brave, be safe, and be loved,” imbuhnya.
Pengembangan layanan unggulan ini juga disebut sebagai upaya Brawijaya Hospital Group dalam memperkuat kualitas layanan kesehatan nasional.
Hal ini sejalan dengan program pemerintah untuk mengurangi ketergantungan masyarakat Indonesia terhadap pengobatan di luar negeri.
Chief Commercial Officer (CCO) Brawijaya Hospital, drg. Hestiningsih, S.E., M.A.R.S. menegaskan Indonesia memiliki potensi besar di sektor medis.
Menurut Hestiningsih, kualitas tenaga medis dan teknologi kesehatan di tanah air saat ini sudah mampu bersaing dengan negara tujuan medical tourism lainnya.
Dia meyakini seluruh kebutuhan medis pasien sebenarnya sudah dapat ditangani sepenuhnya di dalam negeri.
Dengan standar tinggi dan dukungan tenaga medis kompeten, masyarakat diharapkan tidak perlu ragu untuk memanfaatkan layanan kesehatan domestik.
“Brawijaya Hospital memiliki dokter dengan kapasitas dan kapabilitas yang sama, bahkan lebih baik," ujar Hesti.
"Teknologinya pun kita tidak kalah," imbuhnya. (rom/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Brawijaya Hospital Depok Luncurkan Klinik Nyeri & Trauma Center, Kualitas Layanan Tipe A
Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Romaida Uswatun Hasanah




