Irjen Kemenhaj Beri Nilai 80 ke Atas untuk Kinerja Petugas Haji Indonesia

kompas.com
2 hari lalu
Cover Berita

JEDDAH, KOMPAS.com - Inspektur Jenderal Kementerian Haji dan Umrah (Irjen Kemenhaj), Dendi Suryadi, memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja para petugas haji Indonesia, khususnya di Daerah Kerja (Daker) Bandara.

Performa petugas dalam melayani tamu Allah dinilai memuaskan.

"Kalau performa petugas ya cukup memuaskanlah kalau dari pengamatan dari Inspektorat. Nilainya 80 ke atas lah," tegasnya, Minggu (14/6/2026).

Dendi mengungkapkan bahwa kelancaran operasional di bandara merupakan bukti nyata dedikasi para petugas.

"Kesulitan-kesulitan tentu ada, ada kekurangan-kekurangan, tapi sifatnya minor ya," ungkap Dendi.

Baca juga: Kemenhaj: 85.290 Jemaah dan Petugas Haji Telah Tiba di Indonesia

Ke depannya, Dendi mengusulkan adanya kesinambungan dalam perekrutan petugas haji. Jam terbang petugas membuat kualitas pelayanan akan semakin matang.

"Saya sih berharap petugas itu jangan sekali, karena sekali itu baru belajar. Yang kedua kali itu menerapkan ilmunya, yang ketiga kali memantapkan," jelas Dendi.

Dia menyarankan adanya kombinasi yang proporsional antara petugas senior dan petugas baru.

"Setiap penugasan itu komposisinya 70 persen yang berpengalaman, 30 persen yang baru. Atau 60:40," tambahnya.

Baca juga: Koper Jemaah Haji Mulai Ditimbang Jelang Fase Pemulangan via Bandara Madinah

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Kendati memberikan nilai yang tinggi untuk kinerja petugas, Irjen Kemenhaj tetap mewanti-wanti agar tetap maksimal di sisa waktu pemulangan jemaah ini.

"Saya minta jangan lengah, jangan kendor, karena memang tugas belum berakhir. Ukurannya tugas berakhir itu adalah nanti bagaimana jemaah terakhir masuk ke rumahnya masing-masing di Tanah Air," tutupnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BYD M6 DM Diuji di Semarang-Kopeng, Bidik Pasar PHEV di Luar Kota Besar
• 23 jam lalubisnis.com
thumb
Betrand Peto dan Aqila Zhavira Resmi Putus, Pilih Lanjutkan Hidup Masing-masing
• 2 jam lalugrid.id
thumb
Keluarga Sebut Haji Bolot Alami Gangguan Jantung hingga Ginjal dan Paru-Paru
• 22 jam lalutabloidbintang.com
thumb
KPK Buktikan Digitalitasi Bukan Jaminan Bebas Korupsi: Masih Main Backdoor
• 3 jam laludetik.com
thumb
PSI Sebut Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik: Undangan Masyarakat
• 18 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.