HARIAN.FAJAR.CO.ID, TAKALAR — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar menyerahkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (alsintan) kepada kelompok tani binaan Polri di Kabupaten Takalar, Senin (15/6/2026). Bantuan tersebut merupakan dukungan dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI dalam rangka memperkuat ketahanan pangan dan mempercepat terwujudnya swasembada pangan nasional.
Penyerahan bantuan berlangsung di Lapangan Mapolres Takalar, Jalan Ashar Daeng Mangung, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang. Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, secara langsung menyerahkan bantuan didampingi Kapolres Takalar AKBP Supriadi Rahman, Kepala Dinas Pertanian Takalar Parawangsa, jajaran Forkopimda, serta sejumlah pejabat lingkup Pemkab Takalar.
Dalam kegiatan tersebut, Daeng Manye tampak mengenakan kemeja putih lengan panjang dipadukan celana panjang berwarna gelap dan kacamata hitam. Prosesi penyerahan dilakukan di depan deretan traktor roda empat berwarna hijau yang menjadi bagian dari bantuan alsintan.
Adapun bantuan yang disalurkan terdiri atas sembilan unit traktor roda empat dan empat unit hand sprayer. Alsintan tersebut akan digunakan oleh kelompok tani binaan Polri untuk mendukung aktivitas pertanian di berbagai wilayah Kabupaten Takalar.
Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian yang terus memberikan perhatian terhadap pengembangan sektor pertanian di daerah.
Menurutnya, bantuan alsintan bukan hanya sebatas penambahan sarana produksi, tetapi menjadi langkah strategis dalam meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan petani.
“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh kelompok tani penerima. Lakukan perawatan secara optimal agar usia pakainya panjang dan manfaatnya bisa dirasakan secara berkelanjutan,” ujar Daeng Manye.
Ia menegaskan, sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat Takalar. Karena itu, dukungan terhadap petani harus terus diperkuat melalui berbagai program pembangunan, termasuk penyediaan fasilitas dan teknologi pertanian yang memadai.
“Dengan adanya alsintan ini, proses pengolahan lahan dapat dilakukan lebih cepat dan efisien. Kami berharap produktivitas pertanian di Takalar terus meningkat,” tambahnya.
Daeng Manye juga memberikan apresiasi kepada Polres Takalar yang selama ini aktif melakukan pembinaan terhadap kelompok tani sebagai bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan nasional.
Sementara itu, Kapolres Takalar AKBP Supriadi Rahman mengatakan keterlibatan Polri dalam pembinaan kelompok tani merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah di sektor pangan.
Menurutnya, ketahanan pangan merupakan isu strategis yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat.
“Kami berharap bantuan ini menjadi motivasi bagi petani untuk semakin giat mengelola lahan pertanian. Polri akan terus hadir mendampingi masyarakat dan mendukung berbagai program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani,” kata Supriadi.
Kepala Dinas Pertanian Takalar, Parawangsa, menilai bantuan alsintan yang disalurkan kepada kelompok tani binaan Polri menjadi contoh nyata sinergi antara pemerintah dan aparat keamanan dalam mendukung pembangunan sektor pertanian.
Ia menjelaskan, penggunaan alat modern dapat mempercepat berbagai tahapan budidaya pertanian, mulai dari pengolahan lahan hingga pemeliharaan tanaman. Efisiensi yang dihasilkan juga diyakini mampu menekan biaya operasional dan meningkatkan hasil produksi petani.
“Pemanfaatan alsintan akan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan produktivitas pertanian. Ini juga sejalan dengan target pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan, baik di tingkat daerah maupun nasional,” jelasnya.
Rasa syukur turut disampaikan salah seorang penerima bantuan, Daeng Nyampa (42), warga Kelurahan Sombala Bella. Ia mengaku bantuan traktor dan hand sprayer sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas pertanian sehari-hari.
“Bantuan ini sangat membantu kami. Pekerjaan di sawah menjadi lebih cepat, biaya produksi bisa ditekan, dan hasil panen diharapkan semakin meningkat,” ungkapnya.
Melalui penyaluran bantuan tersebut, Pemkab Takalar berharap semangat petani dalam meningkatkan produksi pertanian semakin tumbuh. Kolaborasi antara pemerintah, Polri, dan kelompok tani diharapkan menjadi kekuatan bersama dalam mewujudkan kemandirian pangan.
Dengan dukungan sarana pertanian yang semakin memadai, Takalar optimistis mampu terus berkontribusi terhadap program swasembada pangan nasional sekaligus menjaga ketahanan pangan masyarakat secara berkelanjutan. (*)





