Sensus Ekonomi 2026 Dimulai di Wajo, Bupati Minta ASN Jadi Motor Partisipasi

harianfajar
5 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, WAJO — Pemerintah Kabupaten Wajo resmi memulai langkah awal pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan menggelar Apel Siaga dan pelepasan petugas sensus bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Wajo, Senin (15/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, Bupati Wajo, Andi Rosman, menegaskan pentingnya peran Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai motor partisipasi dalam menyukseskan kegiatan nasional tersebut.

Sebanyak 414 petugas sensus resmi dilepas untuk melakukan pendataan yang akan tersebar di 14 kecamatan di Kabupaten Wajo.

Kegiatan ini menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah dalam menyediakan data ekonomi yang akurat, lengkap, dan terpercaya sebagai dasar perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Sensus Ekonomi 2026 sendiri memiliki peran strategis dalam memotret kondisi serta perkembangan berbagai aktivitas usaha di Indonesia, termasuk di Kabupaten Wajo.

“Data yang dihasilkan nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi, peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, hingga pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM),” ucap Andi Rosman.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan sensus tidak hanya bergantung pada BPS, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, terutama ASN yang berperan sebagai agen informasi di lingkungan masing-masing.

“Saya mengajak seluruh ASN di Kabupaten Wajo untuk mendukung dan berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Apabila diminta menjadi responden, berikan informasi yang benar dan lengkap,” paparnya.

Menurutnya, partisipasi aktif ASN dan masyarakat diharapkan dapat memastikan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 berjalan lancar dan sukses di Kabupaten Wajo.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Wajo, Andi Asia Hasan Basri, menegaskan bahwa keberhasilan sensus membutuhkan dukungan luas dari seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, dunia usaha, tokoh masyarakat, hingga masyarakat umum.

“Kami mengharapkan dukungan semua pihak agar pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dapat berjalan lancar dan menghasilkan data yang berkualitas. Sensus Ekonomi bukan hanya kepentingan BPS, tetapi merupakan kebutuhan bersama untuk mendukung pembangunan yang lebih tepat sasaran,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat serta pelaku usaha agar menerima petugas sensus dengan baik saat melakukan pendataan di lapangan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha di Kabupaten Wajo untuk menerima petugas sensus yang datang dengan atribut resmi BPS. Berikan informasi yang benar, lengkap, dan sesuai kondisi usaha yang sebenarnya,” pintanya.

“Seluruh data yang diberikan dijamin kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik,” sambungnya.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan BPS Kabupaten Wajo, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 diharapkan berjalan sukses serta menghasilkan data akurat sebagai dasar pembangunan ekonomi yang lebih maju, produktif, dan sejahtera.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Megawati Ziarah Makam Bung Karno di Blitar Didampingi Keluarga
• 23 jam laludetik.com
thumb
Kisah Cinta Presiden Jerman yang Berkunjung ke RI: Donorkan Ginjal demi Istri
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Andi Azwan Blak-blakan soal P21 Kasus Ijazah Jokowi: Definitely Sudah Ada
• 54 menit lalukompas.tv
thumb
Peneliti Unand Kembangkan Teknologi Anammox untuk Pengolahan Air Limbah yang Lebih Berkelanjutan
• 5 jam lalupantau.com
thumb
Liburan Sekolah di Trawas Makin Seru! Grand Whiz Hadirkan ‘Haven June Staycation’ dengan Kelas Memasak hingga Berkebun
• 5 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.