Prabowo Sambut Presiden Jerman Steinmeier, Sepakati Penguatan Kerja Sama Strategis

bisnis.com
12 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya penguatan kemitraan strategis antara Indonesia dan Jerman di tengah situasi global yang semakin dinamis dan penuh tantangan.

Hal tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan keterangan pers bersama Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (15/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyampaikan apresiasi atas kunjungan kenegaraan Steinmeier ke Indonesia yang dinilainya sebagai wujud eratnya hubungan kedua negara yang telah terjalin selama puluhan tahun.

"Pertama-tama saya menyampaikan selamat datang dan terima kasih kepada Presiden Steinmeier atas kunjungannya kembali ke Indonesia. Ini kehormatan besar bagi kami," ujar Prabowo.

Menurut Presiden, lawatan Steinmeier memiliki makna strategis karena berlangsung pada saat dunia menghadapi berbagai ketidakpastian geopolitik dan ekonomi. Karena itu, Indonesia memandang penguatan hubungan bilateral dengan Jerman sebagai agenda yang sangat penting.

"Kunjungan kenegaraan ini memiliki arti yang sangat penting bagi Indonesia karena ini juga menunjukkan hubungan antara Jerman dan Indonesia yang sangat baik. Kunjungan ini juga merupakan momentum penting di tengah dinamika global yang semakin penuh dengan ketidakpastian. Penguatan dan keberlanjutan kemitraan Indonesia dan Jerman tentunya menjadi prioritas," katanya.

Baca Juga

  • Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman ke Indonesia, Disambut Meriah oleh Prabowo
  • Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier Tiba di Jakarta, Temui Prabowo Hari Ini
  • Kunjungan Perdana Presiden Jerman Steinmeier di Era Prabowo, Ini Agenda Lengkapnya

Prabowo menjelaskan, kunjungan Presiden Jerman juga menjadi penanda awal menuju peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Jerman yang akan diperingati pada 2027 mendatang.

Dalam pertemuan bilateral yang digelar di Istana Merdeka, kedua pemimpin negara membahas sejumlah sektor prioritas yang menjadi fokus kerja sama ke depan. Berbagai isu mulai dari ekonomi hingga pengembangan sumber daya manusia menjadi topik utama pembicaraan.

"Kunjungan ini juga mengawali peringatan 75 tahun hubungan bilateral Indonesia-Jerman pada tahun 2027 yang akan datang. Pada pertemuan hari ini, kita membahas penguatan kemitraan Indonesia-Jerman khususnya di bidang ekonomi, investasi, transisi energi, ketahanan energi, pendidikan, dan ketenagakerjaan," ujar Prabowo.

Hubungan Indonesia dan Jerman selama ini dikenal sebagai salah satu kemitraan penting antara Indonesia dan negara-negara Eropa. Selain menjadi mitra dagang utama Indonesia di kawasan Uni Eropa, Jerman juga aktif terlibat dalam berbagai program kerja sama di bidang industri, pendidikan vokasi, energi terbarukan, hingga pengembangan teknologi.

Melalui pertemuan tersebut, kedua negara diharapkan dapat memperluas kolaborasi yang telah terjalin sekaligus membuka peluang kerja sama baru untuk menghadapi tantangan global pada masa mendatang.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ragi Ditemukan di Dalam Tubuh Mumi Berusia 5.300 Tahun, Berhasil Digunakan Membuat Roti Asam
• 8 jam laluerabaru.net
thumb
Anis Matta Optimistis Partai Gelora Lulus ke Senayan pada Pemilu 2029
• 18 jam lalujpnn.com
thumb
Berawal dari Iseng, Tomikeke Jadi Kreator Konten dengan Punya Jutaan Pengikut
• 2 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Dedi Mulyadi Sindir Pihak yang Kerap Menyudutkan Kebijakan Pemprov Jabar, Ungkap Bedanya dengan Kritik
• 18 jam lalugrid.id
thumb
EVAN Siap Debut Solo Melalui Perilisan RIDE OR DIE
• 11 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.