Madiun (beritajatim.com) – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mulai melakukan penataan kepengurusan di sejumlah daerah. Di Kabupaten Madiun, DPP menunjuk dr. Purnomo Hadi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB terpilih periode 2026-2031.
Penunjukan tersebut menjadi bagian dari proses pembentukan kepengurusan baru yang saat ini tengah berlangsung. Seluruh calon ketua dari berbagai daerah telah mendapatkan arahan langsung dari DPP dan DPW PKB Jawa Timur terkait tahapan penyusunan struktur organisasi.
dr. Purnomo Hadi membenarkan dirinya menerima amanah untuk memimpin PKB Kabupaten Madiun pada periode mendatang. Saat ini, pihaknya masih fokus menyusun komposisi kepengurusan sebelum diajukan ke DPP untuk memperoleh pengesahan.
“Setelah pengumuman dari DPP, kami mendapat arahan mengenai mekanisme pembentukan kepengurusan. Struktur yang disusun nantinya akan diajukan kembali untuk mendapatkan surat keputusan definitif,” ujarnya, Senin (15/6/2026).
Menurut Purnomo, penyusunan kepengurusan dilakukan bersama tim formatur yang dibentuk partai. Struktur tersebut akan mencakup unsur Dewan Mustasyar, Dewan Syuro, dan Dewan Tanfidz.
Ia menegaskan proses pembentukan kepengurusan tidak hanya mengejar kecepatan, tetapi juga mempertimbangkan representasi berbagai unsur di internal partai. Karena itu, komunikasi dengan para kader, tokoh senior, hingga pengurus sebelumnya terus dilakukan.
“Kami ingin membangun kepengurusan yang solid dan bisa mengakomodasi seluruh potensi kader. Semangatnya adalah kebersamaan untuk membesarkan partai dan melayani masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, Purnomo menyebut PKB Kabupaten Madiun akan membuka ruang yang lebih luas bagi kader muda maupun tokoh masyarakat yang ingin berkontribusi melalui jalur politik. Menurutnya, penguatan organisasi harus dimulai dari tingkat akar rumput agar partai tetap dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Dalam waktu dekat, penyusunan struktur kepengurusan akan dirampungkan sebelum diajukan kepada DPP PKB. Setelah mendapatkan pengesahan, kepengurusan baru akan mulai menyusun program kerja dan agenda kaderisasi sebagai langkah awal menghadapi dinamika politik menuju Pemilu 2029.
Proses restrukturisasi tersebut sekaligus menjadi momentum konsolidasi internal PKB Kabupaten Madiun untuk memperkuat organisasi dan menjaga soliditas kader di semua tingkatan. (rbr/kun)




