Jalan Bundaran HI hingga Kantor BGN Ditutup saat Demonstrasi Mahasiswa

katadata.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

Polda Metro Jaya menutup empat titik jalan dalam demonstrasi yang digelar di wilayah Jakarta, Senin (15/6). Aksi unjuk rasa ini yakni Bundaran HI, Dukuh Atas, Silang Monas dan kantor Badan Gizi Nasional (BGN).

Ratusan mahasiswa berjalan dari kawasan Tugu Tani Jakarta, sekitar pukul 14.27 WIB menuju Jalan Medan Merdeka Selatan dan tiba di Jalan Merdeka Selatan sekitar pukul 14.50 WIB.

Sejumlah hal yang mereka suarakan antara lain kebijakan Pemerintah mengenai MBG, melemahnya nilai tukar Rupiah, dan naiknya harga BBM non-subsidi.

Adapun sebanyak 6.675 personel gabungan disiagakan dan tersebar di titik-titik demonstrasi.

​"Personel akan ditempatkan di titik-titik strategis guna menjamin keamanan peserta aksi maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto kepada wartawan di Jakarta. 

​Budi merinci, kekuatan personel gabungan tersebut terdiri atas 6.165 anggota Polri, 500 personel TNI, dan 10 petugas Dinas Perhubungan. Pengamanan ketat ini dilakukan untuk memastikan aspirasi masyarakat berjalan aman, tertib, dan tidak mengganggu roda aktivitas publik.

​​Berdasarkan hasil pemetaan jajaran Polda Metro Jaya, kawasan gedung DPR/MPR RI menjadi titik dengan konsentrasi massa terbesar. Polisi memperkirakan jumlah peserta aksi di lokasi ini mencapai 300 hingga 400 orang.

Kemudian Bundaran HI - Dukuh Atas akan menjadi pusat pergerakan massa dari Aliansi Perisai, dengan estimasi jumlah peserta berkisar antara 80 hingga 100 orang.

Lalu, di Kawasan Silang Monas, aksi unjuk rasa di kawasan ikonik ibu kota ini diperkirakan akan diikuti oleh 40 hingga 70 peserta

Selanjutnya gedung Badan Gizi Nasional (BGN) menjadi titik pemetaan keempat. Aksi di depan Kantor BGN ini diperkirakan bakal dihadiri oleh 40 hingga 50 orang peserta.

Budi menyatakan seluruh personel yang diterjunkan telah mendapat arahan langsung dari Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri untuk mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif.

​Budi menyatakan tugas aparat bukanlah untuk menghalangi hak warga negara dalam berpendapat, melainkan memastikan fasilitas publik dan keselamatan bersama tetap terjaga.

Selain pengamanan massa, petugas lalu lintas juga disiagakan di sekitar empat lokasi tersebut guna mengantisipasi kejenuhan dan kepadatan arus kendaraan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemendikdasmen Tambah Jumlah Revitalisasi Sekolah dan Beri Bantuan Rp3,69 T
• 6 jam laluliputan6.com
thumb
Tarian Tradisional Sambut Kedatangan Presiden Jerman Steinmeier di Jakarta
• 12 jam laluokezone.com
thumb
KAI Tambah KA Pandalungan 2 Rute Gambir Jember Mulai 18 Juni 2026, Ini Jadwal dan Harganya
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
Bawa Hampir 4 Kg Sabu, Mahasiswa Ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta
• 2 menit lalukompas.com
thumb
Fahmi Bo Kini Buka Warung Makan di Teras Rumah, Raffi Ahmad Ungkap Kondisi sang Artis Usai Bangkit dari Keterpurukan
• 6 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.