Ringkasan Berita
- Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin Apel Pagi di Balai Kota Kediri, Senin (15/6/2026).
- Mbak Wali meminta seluruh persiapan Istighotsah dan Doa Bersama Tahun Baru Hijriah dipastikan berjalan optimal.
- Pemerintah Kota Kediri juga mulai mematangkan rangkaian Hari Jadi Kota Kediri yang akan digelar pada Juli 2026.
- Kegiatan Hari Jadi diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi UMKM, pelaku ekonomi kreatif, dan masyarakat.
- Pimpin Apel Pagi, Mbak Wali Tekankan Kesiapan Istighotsah dan Rangkaian Hari Jadi Kota Kediri
Kediri (beritajatim.com) – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin Apel Pagi yang digelar di Halaman Balai Kota Kediri, Senin (15/06/2026). Dalam arahannya, wali kota yang akrab disapa Mbak Wali tersebut menyoroti kesiapan pelaksanaan Istighotsah dan Doa Bersama Akhir Tahun 1447 Hijriah serta Awal Tahun 1448 Hijriah.
Menurutnya, kegiatan keagamaan tersebut menjadi momentum penting untuk bermunajat bersama demi kebaikan dan kemajuan Kota Kediri.
“Tidak terasa kita berada di penghujung tahun 1.447 Hijriah. Nanti kita akan melaksanakan doa bersama. Saya mengajak Bapak Ibu semua untuk berpartisipasi dengan khidmat dan tertib,” ujar Mbak Wali.
Minta Panitia Pastikan Seluruh Persiapan Matang
Dalam kesempatan tersebut, Mbak Wali meminta seluruh panitia dan perangkat daerah terkait memastikan seluruh kebutuhan teknis telah dipersiapkan dengan baik.
Ia menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor agar pelaksanaan kegiatan berjalan lancar, aman, dan kondusif.
Berbagai aspek pendukung seperti penerangan, tempat wudhu, fasilitas toilet, hingga tempat sampah diminta untuk dicek kembali sebelum kegiatan berlangsung.
“Saya minta tolong dilakukan pengecekan kembali. Baik berkaitan dengan lampu, tempat wudhu, toilet, tempat sampah itu penting. Mari kita sama-sama berdoa agar Kota Kediri menjadi kota yang lebih sejahtera dan aman,” tegasnya.
Rangkaian Hari Jadi Kota Kediri Harus Berdampak
Selain membahas agenda keagamaan, Mbak Wali juga mengingatkan seluruh jajaran Pemerintah Kota Kediri bahwa saat ini telah memasuki pertengahan Juni dan semakin dekat dengan pelaksanaan rangkaian Hari Jadi Kota Kediri yang akan berlangsung pada Juli mendatang.
Ia menegaskan bahwa seluruh kegiatan yang diselenggarakan tidak boleh hanya bersifat seremonial, melainkan harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, momentum Hari Jadi Kota Kediri harus menjadi sarana untuk menggerakkan perekonomian daerah melalui keterlibatan pelaku UMKM, ekonomi kreatif, dan berbagai sektor usaha lainnya.
“Rangkaian kegiatan tersebut harus berdampak. Artinya harus memberikan manfaat bagi masyarakat, pelaku ekonomi kreatif, UMKM dan sektor lainnya sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Kediri,” ungkapnya.
Sosialisasi dan Konsep Acara Harus Jelas
Mbak Wali juga meminta seluruh perangkat daerah yang terlibat segera menyelesaikan konsep acara, menyusun rundown kegiatan secara detail, serta mempercepat proses sosialisasi kepada masyarakat.
Langkah tersebut dinilai penting agar masyarakat dapat mengetahui, mengikuti, dan merasakan manfaat dari seluruh rangkaian kegiatan Hari Jadi Kota Kediri.
Ia berharap seluruh agenda yang telah direncanakan dapat berjalan optimal dan memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah.
“Pastikan berkaitan dengan rundown dan konsep jelas. Serta harus segera disosialisasikan kepada masyarakat. Harapannya seluruh rangkaian berjalan dengan optimal,” tegasnya.
Dihadiri Jajaran Pimpinan Pemkot Kediri
Apel pagi tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin, Penjabat Sekretaris Daerah Endang Kartika, para asisten, staf ahli, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, direktur BUMD, serta tamu undangan lainnya.
Melalui apel pagi ini, Pemerintah Kota Kediri menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh agenda keagamaan dan peringatan Hari Jadi Kota Kediri dapat berjalan lancar, memberikan manfaat luas bagi masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. [nm/kun]




