Kenaikan biaya transportasi di tengah tekanan ekonomi membuat banyak masyarakat mulai mempertimbangkan alternatif mobilitas yang lebih efisien. Melihat kondisi tersebut, Chery Sales Indonesia (CSI) menyoroti potensi penghematan biaya operasional melalui jajaran mobil listriknya, yakni Chery Q, J6T, dan E5.
Ketiga model tersebut diklaim menawarkan biaya penggunaan energi yang relatif rendah dibandingkan kendaraan berbahan bakar konvensional. Berdasarkan simulasi internal perusahaan, biaya energi untuk Chery Q bahkan disebut mulai dari sekitar Rp 181 per kilometer.
Efisiensi biaya operasional menjadi salah satu pertimbangan penting, terutama bagi masyarakat dengan mobilitas tinggi yang setiap hari menempuh perjalanan untuk bekerja, mengantar keluarga, maupun menjalankan aktivitas lainnya.
Vice Country Director Chery Business Unit Indonesia, Darmawan Jantania, mengatakan masyarakat kini semakin selektif dalam mengatur pengeluaran rutin, termasuk biaya transportasi sehari-hari.
"Di tengah tuntutan untuk terus aktif dengan kenyamanan maksimal, masyarakat memerlukan solusi mobilitas yang efisien. Kami meyakini bahwa EV akan terus bertransformasi menjadi opsi rasional guna menunjang mobilitas di masa depan," ujar Darmawan dalam keterangan resminya, Senin (15/6/2026).
Baca Juga: Tren Mobil Listrik, PHEV Bakal jadi Motor Pertumbuhan Baru Industri Otomotif
Menurut Chery, manfaat efisiensi tersebut akan semakin terasa bagi para komuter yang setiap hari melakukan perjalanan dari wilayah penyangga seperti Bekasi, Depok, Tangerang, dan Bogor menuju Jakarta. Dengan jarak tempuh pulang-pergi sekitar 40 hingga 60 kilometer per hari, pengeluaran untuk energi dapat ditekan dibandingkan penggunaan kendaraan bermesin pembakaran internal.
Selain menawarkan konsumsi energi yang lebih ekonomis, kendaraan listrik juga dikenal memiliki sistem perawatan yang lebih sederhana karena jumlah komponen bergeraknya lebih sedikit dibandingkan mobil konvensional.
Dalam simulasi yang menggunakan tarif listrik rumah tangga, Chery Q diperkirakan membutuhkan biaya energi sekitar Rp 181 per kilometer. Dengan perhitungan tersebut, perjalanan sejauh 40 kilometer hanya memerlukan sekitar Rp 7.240, sedangkan untuk 60 kilometer sekitar Rp 10.860 per hari.
Baca Juga: Tren Mobil Listrik Melesat, PLN Insurance Siapkan Jurus Percepat Klaim Kendaraan
Sementara itu, Chery E5 memiliki estimasi biaya energi sekitar Rp 205 per kilometer atau sekitar Rp 8.200 hingga Rp 12.300 per hari untuk jarak tempuh 40-60 kilometer.
Adapun Chery J6T, yang mengusung desain SUV bergaya boxy, diperkirakan membutuhkan biaya energi sekitar Rp 11.360 hingga Rp 17.040 per hari untuk penggunaan dengan jarak tempuh yang sama.
Jika diasumsikan menempuh jarak 1.200 kilometer dalam sebulan, biaya energi Chery Q diperkirakan berada di kisaran Rp 217.200. Sementara Chery E5 sekitar Rp 246.000 per bulan dan Chery J6T sekitar Rp 340.800 per bulan.





