Dari Prancis ke Jogja, Fête de la Musique Beri Ruang bagi Musisi Independen

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Fête de la Musique, festival musik internasional yang pertama kali digelar di Prancis pada 1982 dan kini dirayakan di lebih dari 120 negara, hadir di Yogyakarta melalui kolaborasi Kelana Swara Ambarrukmo dan IFI LIP Yogyakarta.

Festival ini menghadirkan musisi independen dan berbagai aktivitas interaktif yang dapat dinikmati gratis oleh masyarakat pada Sabtu (20/6) mendatang, di IFI LIP Yogyakarta, Jalan Sagan No. 3, Yogyakarta, mulai pukul 16.00 hingga 23.00 WIB.

Lima musisi potensial asal Yogyakarta akan tampil dalam acara ini, yaitu Autumn Hopes, Buktu, The Jorans, Akadama & the Yoyo Connections, dan Cherish. Kehadiran mereka menunjukkan semaraknya skena musik independen Yogyakarta yang terus melahirkan karya-karya baru.

Musik yang sering kali terasa eksklusif kini bisa dinikmati siapa saja tanpa perlu membeli tiket. Semangat itulah yang dihadirkan Fête de la Musique 2026.

Melalui kolaborasi Kelana Swara Ambarrukmo dan IFI LIP Yogyakarta, masyarakat diajak menikmati pertunjukan musik lintas genre dan budaya dalam suasana yang terbuka, hangat, dan gratis untuk semua kalangan.

Perayaan ini lahir dari gagasan sederhana bahwa musik bisa dinikmati oleh siapa saja dan menjadi ruang untuk mempertemukan orang-orang dari berbagai latar belakang.

Kelana Swara Ambarrukmo merupakan intellectual property dari Ambarrukmo Group yang berfokus pada pengembangan ekosistem musik dan platform kreatif multidisiplin.

Adapun IFI LIP Yogyakarta merupakan lembaga budaya dan pendidikan yang aktif menjalankan program pertukaran budaya Indonesia-Prancis.

"Kolaborasi antara Kelana Swara Ambarrukmo dan IFI LIP Yogyakarta merepresentasikan sinergi unik antara penggerak ekosistem musik independen Yogyakarta dengan institusi budaya yang aktif mendorong pertukaran Indonesia-Prancis," ujar perwakilan Kelana Swara Ambarrukmo.

Kolaborasi ini mempertemukan dua ruang kreatif dengan latar belakang yang berbeda dalam satu perayaan yang sama. Semangat tersebut sejalan dengan nilai utama Fête de la Musique yang menempatkan musik sebagai bahasa universal dan ruang bersama bagi semua orang.

Selain pertunjukan musik, pengunjung juga dapat mengikuti berbagai aktivitas interaktif. Gameloft menghadirkan Song Pop Contest, kompetisi yang menguji pengetahuan musik dalam suasana santai dan menyenangkan. Sementara itu, Whatthedeck, pop-up bar milik PORTA by Ambarrukmo, melengkapi suasana perayaan.

"IFI LIP Yogyakarta secara konsisten menghadirkan program seni, budaya, dan edukasi yang mempertemukan berbagai komunitas kreatif. Kolaborasi dengan Kelana Swara Ambarrukmo memungkinkan kita menyatukan visi: jembatan budaya antara Indonesia dan Prancis dengan penggerak ekosistem musik independen," ujar perwakilan IFI LIP Yogyakarta.

Sebelumnya, Kelana Swara Ambarrukmo telah menggelar berKelana di Bandung dan Bali pada 2024, serta meluncurkan album Sojourn dengan pendekatan sound art dan wellness pada Februari 2026.

Melalui Fête de la Musique 2026, Kelana Swara Ambarrukmo dan IFI LIP Yogyakarta menghadirkan ruang pertemuan yang menyatukan musik, kreativitas, dan pertukaran budaya dalam satu perayaan yang terbuka bagi siapa saja.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jalur Padang–Painan Ditutup Total akibat Longsor, Alat Berat Dikerahkan Bersihkan Material
• 14 jam lalupantau.com
thumb
Ruben Onsu Sambut Ajakan Diskusi dari Sarwendah, Berharap Temui Titik Terang
• 12 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Harapan Damai AS-Iran Redakan Risiko Global, IHSG Pekan Ini Diproyeksi Tembus ke 6.233
• 11 jam laluidxchannel.com
thumb
Warga Dilarang Dekati Kawah Karangetang, Pergerakan Magma Terdeteksi
• 22 jam laluliputan6.com
thumb
Satgas PRR Perkuat Mitigasi Bencana Susulan di Titik Rawan Wilayah Terdampak 
• 3 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.