Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf alias Gus Ipul mengatakan sebanyak 15.000 siswa sudah bersekolah Sekolah Rakyat tersebar di seluruh Indonesia. Sekolah Rakyat merupakan program dari Presiden Prabowo Subianto untuk keluarga yang paling kurang mampu, demi mendapatkan kualitas pendidikan yang baik.
"Sudah ada 166 titik yang beroperasi di tahun 2025 dan 2026, dengan menampung lebih dari 15.000 siswa, jenjangnya SD, SMP dan SMA. Alhamdulillah sudah berjalan 11 bulan," kata Saifullah saat memberi sambutan Sekolah Rakyat Menengah Pertama 2 Medan, Senin (15/6).
"Ini adalah gagasan Presiden Prabowo. Program strategis Bapak Presiden Prabowo khusus bagi keluarga-keluarga yang paling tidak mampu, agar mereka mendapatkan kesempatan pendidikan dengan lingkungan yang berkualitas," sambungnya.
Saifullah menuturkan, Kementerian Sosial akan menargetkan 30.000 siswa di Sekolah pada tahun ajaran 2026. Sehingga di tahun 2026 akan menampung 45.000 siswa di Sekolah Rakyat.
"Sekarang sudah ada 15.000 lebih. Tahun ini ditambah lagi 30.000 lebih, jadi tahun ini sudah lebih dari 45.000 siswa Sekolah Rakyat," ujar Saifullah.
Saifullah mengatakan tahun ini ditargetkan gedung permanen Sekolah Rakyat akan terbangun sebanyak 104 gedung. Sebanyak 69 di antaranya sudah bisa digunakan pada Juli ini.
"Kita sedang membangun di 93 titik. 69 (gedung) jadi bulan Juli. Yang 24 lagi mungkin bisa digunakan fungsional, tapi belum tuntas. Dan sekarang kita sudah membangun lagi 11, sehingga tahun ini akan selesai 104 titik Sekolah Rakyat gedung permanen," pungkas Saifullah.





