Demonstrasi Ratusan Mahasiswa di Depan Gedung DPRD Jabar Memanas

republika.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Aksi demonstrasi ratusan mahasiswa di depan Gedung DPRD Jawa Barat berlangsung sejak pukul 16.00 WIB, dan masih terus berlanjut hingga petang, Senin (15/6/2026). Situasi sempat memanas jelang Magrib dan menyebabkan kerumunan massa terpencar.

Pantauan Republika, tiba-tiba sejumlah petasan dinyalakan dan memicu suara ledakan hingga membuat kerumunan massa terpencar. Beberapa diantaranya berlari menyelamatkan diri, sementara sebagian massa masih bertahan di depan Gedung DPRD Jawa Barat.

Baca Juga
  • BEM UI akan Kembali Turun ke Jalan, 'Rebut' Bundaran HI
  • Optimalisasi Penerimaan Pajak, DJP Ajukan Anggaran Rp5,4 Triliun
  • Kesehatan Belum Pulih Usai Berhaji, Bos Maktour tak Hadiri Pemeriksaan KPK

Setelah itu, massa terpencar ke arah Jalan Diponegoro dan arah Surapati. Petugas kepolisian masih menjaga ketat area lokasi demonstrasi.

Petugas pun memberikan imbauan kepada massa untuk membubarkan diri. Hingga saat ini massa masih berjaga ketat di lokasi demonstrasi.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Salah seorang mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Abdul Malik mengatakan sejumlah elemen mahasiswa menginisiasi gerakan aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Jawa Barat. Ia mengatakan demonstrasi merespon keresahan masyarakat terhadap ketidakadilan dan kesewenangan pemerintah.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dinilai Untungkan Vendor, Mahasiswa Demo Tuntut Prabowo Hentikan MBG
• 3 jam laludisway.id
thumb
Harga Markup & Tak Punya Dealer: Modus Korupsi Motor Listrik BGN Era Dadan Dkk
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Perubahan Iklim Bisa Tingkatkan Risiko Demam Berdarah dan Diare pada Anak
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Kapolda Metro Larang Polisi Agresif dan Kejar Massa yang Demo Hari Ini
• 8 jam lalukompas.com
thumb
Tekanan Fiskal Daerah Menguat, Ekonom Peringatkan Risiko Gangguan Layanan Publik
• 50 menit lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.