CNN: Iran Menyegel Uranium yang Diperkaya dan Memasang Ranjau Darat untuk Mencegah Akses Militer AS ke Material Nuklir

erabaru.net
3 jam lalu
Cover Berita

Jaringan berita CNN mengungkapkan bahwa dalam beberapa pekan terakhir, Iran secara diam-diam memperketat langkah-langkah pengamanan terhadap cadangan uranium hasil pengayaan tingkat tinggi yang dimilikinya.

EtIndonesia.com Berdasarkan keterangan dari lima sumber yang memahami laporan intelijen Amerika Serikat, Iran tidak hanya meledakkan dan meruntuhkan sebagian terowongan tempat penyimpanan uranium tersebut, tetapi juga menanam alat peledak dan ranjau di sekitar pintu masuk lokasi. Kini, bagi militer Amerika Serikat, akses menuju bahan nuklir tersebut menjadi jauh lebih sulit dan berbahaya dibandingkan satu bulan yang lalu.

Laporan menyebutkan bahwa jumlah uranium hasil pengayaan tersebut mencapai sekitar setengah ton, dengan tingkat kemurnian yang mendekati standar bahan pembuat senjata nuklir. Sebagian besar diyakini disimpan di dalam terowongan bawah tanah yang telah runtuh di kompleks nuklir Isfahan, sementara sisanya tersebar di beberapa lokasi lain.

Hal yang menjadi sorotan utama adalah bahwa langkah-langkah pertahanan ini diterapkan tak lama setelah Presiden Donald Trump secara terbuka menyatakan kemungkinan mengerahkan pasukan Amerika Serikat untuk merebut bahan nuklir tersebut.

Sebelumnya, CNN pernah melaporkan bahwa pada pertengahan Mei tahun ini, militer Amerika Serikat memang telah mempelajari sejumlah rencana operasi terkait hal tersebut, namun akhirnya membatalkan pelaksanaannya karena dinilai memiliki risiko yang terlalu tinggi. Sejak saat itu, Iran kembali memperkuat pertahanan di lokasi-lokasi penyimpanan tersebut.

Saat ini, meskipun Amerika Serikat dan Iran dikabarkan semakin mendekati kesepakatan, masalah baru pun muncul: jika laporan ini benar, dan Iran telah menutup akses terowongan serta memasang ranjau dengan sistem pertahanan berlapis-lapis, mampukah Amerika Serikat memperoleh bahan uranium tersebut sesuai rencana? 

Selain itu, perjanjian yang sedang dibahas mewajibkan pengambilan dan pemusnahan bahan ini — namun siapa yang akan bertugas menggalinya kembali?

Menurut narasumber, bagi pihak Iran sendiri pun saat ini, proses pengambilan kembali bahan tersebut sudah sangat sulit: mereka harus membersihkan ranjau terlebih dahulu, baru kemudian menggunakan alat gali berukuran besar, dan seluruh prosesnya sangat rumit serta berisiko tinggi.

Scott Roecker, pakar yang pernah bertanggung jawab atas proyek pemindahan bahan nuklir Amerika Serikat, menyatakan bahwa jika informasi ini benar, tingkat kesulitan untuk memulihkan dan mengambil kembali uranium tersebut akan meningkat secara drastis. Ia juga mengkhawatirkan bahwa di masa mendatang, Iran mungkin akan menggunakan alasan “tidak dapat dijangkau atau diambil” untuk menolak menyerahkan sebagian cadangan bahan nuklirnya.

Laporan itu juga menyebutkan bahwa meskipun kedua negara benar-benar menandatangani perjanjian dalam beberapa hari ke depan, masih akan ada banyak negosiasi teknis yang harus dilakukan, termasuk cara melakukan verifikasi, pengangkutan, hingga pemusnahan bahan nuklir.

Presiden Trump sebelumnya juga mengakui bahwa keseluruhan proses pemindahan ini bukanlah hal yang sederhana. Ia menyebutkan bahwa meskipun segala sesuatunya berjalan lancar, proses tersebut memerlukan waktu setidaknya dua minggu hingga selesai sepenuhnya.

Nah, para pemirsa, jika laporan ini benar, dan Iran telah menutup jalan masuk serta memasang ranjau dengan pertahanan berlapis-lapis, apakah menurut Anda Amerika Serikat masih bisa memperoleh uranium hasil pengayaan tersebut dengan lancar? Bagaimana pandangan Anda mengenai hal ini?

Sumber : NTDTV.com


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Komisi X DPR RI Setujui Rekomendasi Naturalisasi Mitchell Lee Baker dan Luke Anthony Vickery
• 2 jam lalubisnis.com
thumb
Pemerintah Bidik Rp12 Triliun dari Lelang 8 Seri Sukuk Negara
• 9 jam laluidxchannel.com
thumb
Asmara Tak Direstui Jadi Motif Pelaku Percobaan Penculikan Lansia di PIK
• 2 jam laludisway.id
thumb
Wanita di Kab Bandung Diduga Dianiaya-Dikurung: Penjaga Kos Ngaku Diancam
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Terpopuler: Geely Bersih-bersih, Moge Rp800 Jutaan Naik Harga, hingga Touring 3 Negara
• 13 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.