Jakarta, VIVA – Firma akuntansi, pajak, dan konsultansi bisnis, BDO di Indonesia mengumumkan, target pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) berbasis sains (science-based) jangka pendek dan jangka panjang perusahaan, telah divalidasi dan disetujui secara resmi oleh Science Based Targets initiative (SBTi).
Chief Executive Officer (CEO) BDO di Indonesia, Thano Tanubrata mengatakan, pencapaian ini menandai tonggak penting dalam perjalanan keberlanjutan BDO di Indonesia menuju ekonomi net-zero.
"Sebagai firma profesional, kami menyadari bahwa tanggung jawab kami tidak hanya memberikan layanan terbaik bagi klien, tetapi juga memastikan operasional kami selaras dengan upaya global dalam membatasi pemanasan bumi. Ini adalah komitmen jangka panjang untuk masa depan kita bersama," kata Thano dalam keterangannya, Senin, 15 Juni 2026.
- ist
Dia menjelaskan, SBTi telah mengevaluasi dan menyetujui target science-based net-zero BDO di Indonesia dengan rincian sebagai berikut:
- BDO di Indonesia berkomitmen untuk mengurangi emisi GRK cakupan 1 dan cakupan 2 sebesar 42% pada tahun 2030 dari tahun dasar 2025, dan untuk mengukur serta mengurangi emisi cakupan 3-nya.
- BDO di Indonesia berkomitmen untuk mencapai net-zero pada tahun 2050. Sebagai bagian dari hal ini, perusahaan berkomitmen untuk mengurangi emisi cakupan 1, 2, dan 3 sebesar 90% pada tahun 2050 dari tahun dasar 2025.[1]
"Persetujuan target iklim kami oleh SBTi merupakan bukti nyata dari komitmen BDO di Indonesia dalam memimpin transisi menuju praktik bisnis yang berkelanjutan," ujarnya.
Menyoroti hal ini dari perspektif strategis dan layanan klien, ESG Partner BDO di Indonesia, Johan Sebastian menegaskan, pencapaian validasi SBTi ini membuktikan tekad pihaknya untuk memimpin melalui keteladanan (lead by example).
"Sebagai konsultan yang membantu berbagai perusahaan bertransisi menuju praktik bisnis yang berkelanjutan, sangat penting bagi kami untuk mengukur, mengelola, dan mengurangi jejak karbon kami sendiri secara kredibel terlebih dahulu," kata Johan.
"Kami berharap langkah nyata BDO di Indonesia ini dapat menginspirasi dan mendorong lebih banyak pelaku bisnis di Indonesia untuk bersama-sama mengakselerasi agenda dekarbonisasi mereka secara terstruktur dan terukur," ujarnya.
BDO di Indonesia menempatkan dekarbonisasi sebagai salah satu elemen penting dalam perjalanan keberlanjutan Perusahaan. Mereka berkomitmen untuk terus mengidentifikasi dan mengimplementasikan peluang pengurangan emisi yang material dari kegiatan operasionalnya.





