Bahlil Usul Kuota Subsidi BBM, LPG, dan Listrik Ditambah pada 2027

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengusulkan penambahan kuota subsidi energi sebagai asumsi dasar sektor ESDM untuk rancangan APBN 2027 meningkat, baik itu BBM, LPG, hingga listrik.

Bahlil menyampaikan, usulan asumsi makro Indonesia Crude Price (ICP) dalam RAPBN 2027 dalam rentang USD 70-95 per barel, lifting minyak 602.000-615.000 barel per hari (bopd), lifting gas bumi 934.000-977.000 barel minyak ekuivalen per hari (boepd), dan cost recovery sebesar USD 10,1-11,5 miliar.

Sementara untuk volume BBM dan LPG bersubsidi, dia menetapkan kenaikan dari angka yang ditetapkan dalam APBN 2026. Pada tahun ini, subsidi BBM sebesar 19,17 juta kiloliter (KL), dengan realisasi sampai Mei 2026 sebesar 7,98 juta KL.

Sementara dalam usulan untuk RAPBN 2027, volume BBM bersubsidi dialokasikan dalam rentang 19,343 juta KL sampai 19,561 juta KL, terdiri dari minyak tanah (kerosene) dan solar.

"Minyak tanah itu di 2026 0,53 juta kiloliter, di 2027 itu kita akan alokasikan sekitar 0,543 sampai 0,561 (juta KL). Minyak solar di 2026 itu 18,64, di 2027 kita alokasikan 18,80 sampai 19 (juta KL)," ungkap Bahlil saat Raker Komisi XII DPR, Senin (15/6).

Kemudian, subsidi LPG 3 kg dalam APBN 2026 sebesar 8 juta metrik ton, dengan realisasi penyaluran 3,56 juta metrik ton hingga Mei 2026. Pada usulan RAPBN 2027, subsidi LPG diusulkan tetap 8 juta metrik ton.

Kemudian, pemerintah juga menetapkan subsidi tetap minyak solar atau gasoil 48 masih sebesar Rp 1.000 per liter. Kemudian subsidi listrik dalam RAPBN 2027 diusulkan Rp 113,45-122,83 triliun, naik dari APBN 2026 sebesar Rp 100,83 triliun dengan realisasi Rp 38,34 triliun hingga Mei 2026.

"Disampaikan oleh pemerintah yang diajukan oleh Bapak Presiden, sambil menunggu dinamika geopolitik nanti masuk di bulan Juli, Agustus, baru kita bisa mendapatkan angka yang agak sedikit presisi," tandas Bahlil.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kampus di Jogja Ini Jembatani Mahasiswa Papua dan NTT Membangun Daerahnya
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
President Prabowo Orders Rosan to Disclose Investment Data to Public
• 9 jam lalurepublika.co.id
thumb
BPOM dan Universitas Surabaya Perkuat Kolaborasi untuk Percepat Hilirisasi Riset Farmasi dan Inovasi Kesehatan
• 1 jam lalupantau.com
thumb
China Desak Meta Batalkan Akuisisi Manus AI Rp 35 Triliun, Ini Alasannya
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Stok Pertalite di Kupang Sering Habis, Pertamina Jamin Pasokan
• 10 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.