Bisnis.com, JAKARTA - PT Sokonindo Automobile selaku Agen Pemegang Merek (APM) DFSK di Indonesia segera meluncurkan produk terbarunya yakni E5 Plus untuk bersaing di pasar Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) di Indonesia.
Director of Sales Center Sokonindo Automobile, Ching Hok Rifin mengatakan bahwa keputusan meluncurkan model tersebut didasarkan pada riset agar sesuai dengan kebutuhan pasar Indonesia.
"Dari hasil survei kami, kebiasaan pasar di Indonesia menginginkan mobil yang lebih besar tapi juga efisien, termasuk keamanan juga terjamin," ujarnya di Jakarta, Senin (15/6/2026).
Terkait harga, Ching Hok Rifin menyatakan bahwa pengumuman resmi E5 Plus baru akan dilakukan pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 atau tepatnya pada 29 Juli 2026.
Lebih lanjut, DFSK optimistis produknya tersebut mampu bersaing di pasar PHEV terutama terkait daya tempuh baterai hingga harga yang kompetitif. Di segmen tersebut, DFSK E5 Plus akan bersaing dengan Wuling Exion, Cherry Tiggo CSH, hingga BYD M6 DM yang sudah lebih dulu dijual di pasar.
COO PT Sokonindo Automobile Franz Wang mengaku optimistis, E5 Plus mampu bersaing di tengah ramainya pasar PHEV di Indonesia.
Baca Juga
- DFSK Usulkan Insentif Mobil Listrik 2026 Diberikan Langsung ke Konsumen
- Bos DFSK Ungkap Peluang Penjualan Mobil Listrik Terkerek Lonjakan Harga Minyak Dunia
- Mobil China DFSK Ungkap Strategi Investasi Jangka Panjang di RI
"Saat kami mulai meluncurkan produk ICE [internal combussion engine] sudah ada kompetitor, sama juga saat DFSK meluncurkan mobil listrik. Artinya, kami siap menawar," ujarnya.





