Astra (ASII) Lapor Hasil Buyback Saham per 15 Juni 2026, Realisasinya Capai 40,54 Persen

idxchannel.com
5 jam lalu
Cover Berita

PT Astra International Tbk (ASII) melaporkan telah melakukan pembelian kembali (buyback) saham sebanyak 153.427.400 saham.

Astra (ASII) Lapor Hasil Buyback Saham per 15 Juni 2026, Realisasinya Capai 40,54 Persen. (Foto Istimewa)

IDXChannel - PT Astra International Tbk (ASII) melaporkan telah melakukan pembelian kembali (buyback) saham sebanyak 153.427.400 saham. Nilai keseluruhannya mencapai Rp810,71 miliar.

Buyback saham tersebut dilakukan terhitung sejak 16 Maret 2026 sampai dengan 15 Juni 2026.

Baca Juga:
Pasar Bergejolak, Astra (ASII) Kembali Jadwalkan Buyback Rp2 Triliun

"Selama periode pembelian kembali (buyback) saham, perseroan telah melakukan buyback sebanyak 153.427.400 saham dengan nilai keseluruhan Rp810,71 miliar," tulis manajemen ASII dalam keterbukaan informasi BEI, Senin (15/6/2026).

Realisasi buyback tersebut setara 40,54 persen dari jumlah dana yang dialokasikan sebanyak-sebanyaknya yakni Rp2 triliun. Hal ini sebagaimana telah diumumkan dalam keterbukaan informasi pada 13 Maret 2026.

Baca Juga:
Astra (ASII) Kembali Umumkan Buyback Rp8 Triliun

Sebagai informasi, PT Astra International Tbk (ASII) kembali menjadwalkan buyback saham dengan total nilai Rp2 triliun di tengah gejolak pasar.

Baca Juga:
Buyback Capai 563,49 Juta Saham, Astra (ASII) Alokasikan Sebagian ke Program MSOP

Buyback saham tersebut akan dilakukan mulai 16 Maret hingga 15 Juni 2026 pada harga yang dianggap baik dan wajar oleh perseroan.

Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, jumlah saham yang dibeli kembali tidak melebihi 20 persen dari modal ditempatkan dan disetor perseroan.

Baca Juga:
Tekanan Astra International (ASII) Dinilai Sudah Diantisipasi Pasar, Simak Prospeknya

Astra memastikan jumlah saham beredar di publik (free float) setelah pelaksanaan buyback tetap terjaga, dengan porsi minimal 7,5 persen dari modal ditempatkan dan disetor.

Dalam pelaksanaan buyback, perseroan akan menggunakan dana internal alias bukan dari pinjaman atau dana
hasil penawaran umum. 

"Pelaksanaan pembelian kembali saham tidak memiliki dampak negatif yang material bagi kinerja keuangan dan kegiatan usaha perseroan," tulis manajemen Astra dalam keterbukaan informasi, Jumat (13/3/2026).

Sebelumnya, Astra telah merealisasikan buyback saham dengan alokasi dana hingga Rp2 triliun pada periode 19 Januari hingga 25 Februari 2026. 

Dalam periode tersebut, perseroan menyerap sebanyak 104,85 juta saham dengan total nilai Rp685 miliar, yang mencerminkan harga pembelian rata-rata Rp6.533 per saham.

Aksi ini merupakan kelanjutan dari program buyback sebelumnya dengan nilai maksimal Rp2 triliun, di mana seluruh dana tersebut telah terserap untuk membeli 305,21 juta saham.

Dengan demikian, total saham yang telah dibeli kembali Astra dalam dua periode mencapai sekitar 410 juta saham atau kurang dari 1 persen dari total saham beredar.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kejagung Masih Kaji Apakah Sony Sonjaya Pelaku Utama Kasus Korupsi MBG
• 15 jam lalukompas.com
thumb
Luhut Daftar Bansos, Pendaftaran Ditolak Otomatis gara-gara Punya Mobil dan Tanah
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Eks Bupati Sudewo Didakwa Terima Suap Rp 2,495 M Perangkat Desa-Rp 1,371 M DJKA
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Ekspedisi selam Wanadri-TNI AL Rediscover Buru rampung diselesaikan
• 6 jam laluantaranews.com
thumb
Pemprov DKI Jakarta Gelar Festival Muharam 1448 H di Ruang Terbuka Hijau
• 18 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.