Italia Menyatakan Siap Dukung Kehadiran Angkatan Laut Internasional demi Menjamin Kebebasan Navigasi di Selat Hormuz

pantau.com
2 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Pemerintah Italia menyatakan siap bekerja sama dengan negara-negara mitra untuk memastikan keselamatan navigasi di Selat Hormuz menyusul tercapainya kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran, dengan Perdana Menteri Giorgia Meloni menyampaikan komitmen tersebut pada Senin.

Italia Tegaskan Dukungan terhadap Keamanan Selat Hormuz

Meloni menyatakan Italia siap berpartisipasi dalam kehadiran angkatan laut internasional untuk mendukung pembukaan kembali Selat Hormuz secara menyeluruh dengan tetap memperhatikan persetujuan yang diperlukan dari Parlemen Italia.

“Kami siap, bersama dengan para mitra kami dan tanpa mengabaikan izin yang diperlukan dari Parlemen, untuk berkontribusi dalam kehadiran angkatan laut internasional guna mendukung pembukaan kembali Selat Hormuz secara penuh,” ungkap Meloni.

Italia menegaskan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga kebebasan navigasi di jalur strategis tersebut di tengah perkembangan hubungan antara Washington dan Teheran.

Diplomasi dan Rencana Penandatanganan MoU di Swiss

Meloni juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Qatar dan Pakistan atas peran mereka sebagai mediator dalam proses negosiasi yang membuka peluang bagi terciptanya perdamaian.

Menurut Meloni, kondisi saat ini menghadirkan kesempatan yang unik untuk mendorong penyelesaian diplomatik yang komprehensif.

“Seperti di masa lalu, Italia siap mendukung proses diplomasi menuju kesepakatan yang komprehensif. Prinsipnya jelas: Iran tidak boleh memperoleh senjata nuklir dan kebebasan navigasi harus dijamin,” ujarnya.

Pemerintah Italia kembali menegaskan komitmennya untuk mendukung proses diplomasi serta menekankan bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir dan kebebasan navigasi di Selat Hormuz harus tetap terjamin.

Menyusul pengumuman kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran, Prancis, Jerman, dan Inggris juga disebut bersiap mencabut sanksi terhadap Iran setelah perdamaian antara Teheran dan Washington terwujud.

Sebelumnya pada Minggu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi mengonfirmasi bahwa penyusunan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) telah selesai.

Dokumen Memorandum of Understanding tersebut dijadwalkan ditandatangani di Swiss pada 19 Juni mendatang.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini, Senin 15 Juni: Ada Spanyol vs Cape Verde, La Roja Lawan Debutan
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Mahasiswa Bakal Demo di Bundaran HI, Bawa Tuntutan 11+9 untuk Pemerintah
• 11 jam lalukompas.com
thumb
Politeknik Agraria STPN Buka Pendaftaran Taruna Baru 2026 dengan Empat Program Studi Khusus Agraria
• 17 jam lalupantau.com
thumb
KAI Tambah KA Pandalungan 2 Rute Gambir Jember Mulai 18 Juni 2026, Ini Jadwal dan Harganya
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
IHSG Mulai Pulih, Deretan Saham Ini Jadi Unggulan Analis
• 11 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.